Sabtu, 18 April 2026

Berita Bangka Tengah

DPRD Gelar Sidang Pengunduran Diri Wabup Bangka Tengah, Erfian Menangis Saat Pidato

Erfian mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Bateng, Forkopimda, jajaran DPRD dan masyarakat secara umum karena merasa telah dinaungi.

Bangka Pos/Arya Bima Mahendra
PIDATO PENGUNDURAN DIRI - Herry Erfian tampak menyeka air matanya saat memberikan pidato pengunduran diri dari Wakil Bupati Bateng di Ruang Rapat Paripurna DPRD Bateng, Kamis (2/6). 

KOBA, BABEL NEWS - Wajah Herry Erfian tampak memerah saat menyampaikan pidato pengunduran diri dari jabatannya sebagai Wakil Bupati Bangka Tengah, di podium Ruang Rapat Paripurna DPRD Bateng, Kamis (2/6). Pidato yang awalnya disampaikan lugas, mendadak terhenti seketika di pertengahannya. Dengan mata yang berkaca-kaca, terdengar suara berat mulai keluar dari mulut Erfian.

Dirinya segera melepaskan kacamata yang digunakan, kemudian menyeka air matanya menggunakan tisu. Dengan terbata-bata, Erfian mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Bateng, Forkopimda, jajaran DPRD dan masyarakat secara umum karena merasa telah dinaungi selama kurang lebih 1 tahun 4 bulan.

Dirinya juga turut mengucapkan terima kasih kepada almarhum Ibnu Saleh dan keluarga besarnya yang telah mempercayakan dirinya mencalonkan diri sebagai Wabup Bateng. "Terima kasih juga yang terhingga kepada istri saya tercinta, atas doa dan dukungannya selama ini," kata Erfian.

Ia juga meminta maaf atas segala sesuatu yang sekiranya dianggap kurang berkenan selama ini. "Yakinlah, ini bukan perpisahan bagi kita. Kami akan terus berkontribusi bagi Kabupaten Bangka Tengah di jalur pengabdian yang lain, yakni di DPD RI," jelasnya.

Erfian mengakui, ada beberapa hal yang membuatnya berat meninggalkan Bateng. "Bagaimanapun juga kami dibesarkan di Bangka Tengah. Apalagi keluarga besar kami, baik itu Pak Erzaldi maupun Pak Erlansyah memulai karirnya di Bangka Tengah ini, begitupun dengan saya," ucapnya.

Ia merasa sangat bangga karena telah dibesarkan di Bateng dengan kontribusi pemerintah daerah maupun masyarakatnya yang sangat baik. "Itulah yang membuat saya meneteskan air mata dan saya kira ini memang air mata kesedihan karena harus memilih jalan pengabdian yang berbeda. Tapi yang pasti, ini adalah niat karena Allah SWT untuk mengabdi dan melayani masyarakat," ujarnya.

Dua nama
Erfian juga memberikan pandangannya saat ditanyai adakah calon yang cocok untuk menggantikan dirinya sebagai Wabup Bateng. Dirinya menyarankan, alangkah lebih baiknya calon-calon tersebut merupakan orang-orang yang berada di luar sistem. "Kami kira, memang lebih strategis kalau yang menjadi Wabup Bateng adalah orang-orang yang berada di luar sistem," ungkapnya.

Ia menjelaskan, luar sistem yang dimaksud ialah bukan orang-orang yang saat ini menjadi anggota DPRD. Menurut analisanya, dengan sisa waktu sekarang ini, maka akan rugi jika anggota DPRD kabupaten ataupun provinsi untuk mengambil keputusan menjadi Wabup.

"Karena inikan masih harus dipilih lagi. Jadi sangat disayangkan kalau ada anggota DPRD yang mengundurkan diri dan maju sebagai calon Wabup. Soalnya kami yakin pasti akan ada biaya untuk hal-hal seperti itu," ujarnya.

Diakuinya, peluang itu justru lebih besar untuk orang-orang yang berada di luar sistem, seperti Patrianusa Sjahrun dan Erlansyah Roskar Aprinata. "Bukan karena kami dekat, tapikan peluang-peluang itu memang ada dan semuanya tergantung Pak Bupati. Saya yakin beliau adalah orang yang bijak dalam memilih," jelasnya.

Diketahui, Patrianusa Sjahrun adalah mantan Wakil Bupati Bangka Tengah periode 2010-2015 mendampingi Erzaldi Rosman Djohan yang kala itu menjabat sebagai Bupati Bateng. Selain itu, Patrianusa juga merupakan sosok politikus senior yang saat ini menjabat sebagai Ketua Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Babel. Sedangkan, Erlansyah Roskar Aprinata merupakan adik kandung dari Herry Erfian dan Erzaldi Rosman. (riu)

Parpol Ajukan Nama
BUPATI Bangka Tengah, Algafry Rahman mengaku setiap partai politik (Parpol) pengusungnya diperkenankan untuk mengajukan nama sebagai kandidat Wakil Bupati Bateng. Setelah itu, dari nama-nama tersebut, sebagai Bupati Bangka Tengah akan memilih dua nama calon dan kemudian mengajukannya ke DPRD Bateng.

Kemudian, DPRD Bateng yang akan memutuskan siapa sosok yang pantas menjadi Wabup Bateng. "Inikan masalah proses, siapapun boleh mengusulkan. Yang jelas nama-nama itu harus disetujui oleh partai pengusung," kata Algafry, Rabu (1/6) sore.

Algafry mengaku, selama ini memang sudah mempunyai kedekatan dengan keluarga besar Herry Erfian, termasuk dengan adiknya Erlansyah Roskar Aprinata. "Selain itu, saya dengan Erlan juga pernah sama-sama di DPRD Bateng selama dua periode," ujarnya.

Sedangkan, sosok Patrianusa di mata Algafry adalah seorang politikus andal di Bateng. "Jadi saya pikir, wajar-wajar saja kalau beliau (Patrianusa-red) ada keinginan untuk menjadi Wabup. Siapapun boleh mengusulkan, silakan. Tetapi yang terpenting kita harus bersama-sama menjalani prosesnya," jelasnya.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved