Kabar Belitung

Loka POM Luncurkan Aplikasi Go UMKM

Loka Pengawas Obat dan Makanan (POM) di Kabupaten Belitung meluncurkan inovasi yakni aplikasi Go UMKM.

Editor: Rusaidah
Istimewa/Dok Loka
Bupati Belitung Sahani Saleh menunjukkan aplikasi Go UMKM yang bisa diinstal melalui smartphone. 

TANJUNGPANDAN, BABEL NEWS - Loka Pengawas Obat dan Makanan (POM) di Kabupaten Belitung meluncurkan inovasi yakni aplikasi Go UMKM.

Aplikasi tersebut dapat membantu UMKM memenuhi dokumentasi yang sesuai standar good manufacturing practices (GMP) atau cara produksi makanan yang baik. Selain juga dapat digunakan dalam pengelolaan manajemen inventory atau penyimpanan sampai dengan pasca produksi.

Aplikasi Go UMKM ini secara resmi diluncurkan oleh Bupati Belitung Sahani Saleh dalam acara Bimtek Kader Keamanan Pangan di Hotel BW Suite, Senin (6/6).

Kepala Loka POM di Kabupaten Belitung Singgih Prabowo Adi menjelaskan, saat ini UMKM masih berjuang untuk dapat pulih kembali, meskipun pandemi Covid-19 masih ada. Perlahan tapi pasti, UMKM mulai menggeliat untuk menggerakkan roda perekonomian. Hal ini juga berlaku bagi UMKM obat dan makanan.

Pandemi menjadi momen bagi UMKM obat dan makanan, dimana banyak masyarakat yang membutuhkan makanan frozen atau juga masyarakat memerlukan herbal untuk dapat menjaga imunitas tubuh.

"Tentunya sebelum dapat diedarkan, produk UMKM obat dan makanan harus mendapatkan izin edar dari Badan POM dan tentunya pemenuhan standar dari Badan POM untuk dapat menjaga aspek keamanan, kualitas dan manfaat menjadi tantangan tersendiri bagi UMKM," katanya, Selasa (7/6).

"Hal inilah yang mendasari Loka POM di Kabupaten Belitung meluncurkan sebuah Bupati Belitung sangat mendukung dengan adanya aplikasi ini," imbuh Singgih.

Ia mengharapkan aplikasi ini dapat menjadi solusi bagi UMKM terutama pada subsektor obat dan makanan agar berdaya saing.

Setelah diluncurkan, aplikasi ini akan disosialisasikan lebih masif lagi kepada seluruh pelaku UMKM obat dan makanan.

"Kami berharap aplikasi ini mampu menjawab kebutuhan UMKM untuk dapat memenuhi salah satu persyaratan pemenuhan standar GMP obat dan makanan, salah satunya adalah dokumentasi, seperti SOP (Standar Operating Procedure), karena aplikasi ini dalam sekali klik mampu membuat SOP sesuai dengan format yang direkomendasikan," tuturnya. (del)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved