Kabar Pangkalpinang

Dua Pemuda Babel Ikuti Pertemuan Kebencanan Internasional

Dua pemuda Bangka Belitung, Arinda Unigraha dan Topandra diundang secara resmi mengikuti pertemuan Kebencanaan Tingkat Dunia GPDRR.

Editor: Rusaidah
Istimewa
Arinda Unigraha dan Topandra mengikuti pertemuan Kebencanaan Tingkat Dunia GPDRR. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Dua pemuda Bangka Belitung, Arinda Unigraha dan Topandra diundang secara resmi mengikuti pertemuan Kebencanaan Tingkat Dunia GPDRR (Global Platform for Disaster Risk Reduction) di Nusa Dua, Provinsi Bali.

Kegiatan yang dilaksanakan mulai 26 Mei hingga 2 Juni 2022 tersebut diselenggarakan oleh UNDRR (United Nations for Disaster Risk Reduction), sebuah badan PBB khusus pengurangan risiko bencana tiap dua tahun sekali.

GPDRR tahun ini mengusung tema From Risk to Resilience: Towards Sustainable Development for All in a Covid-19 Transformed World atau Dari Risiko ke Ketahanan: Menuju Pembangunan Berkelanjutan untuk Semua di Dunia yang Berubah oleh Covid-19.

Tahun ini merupakan penyelenggarakan ke-7, dan Indonesia terpilih menjadi tuan rumah penyelenggara pertama di Asia Tenggara.

Kegiatan yg berlangsung kurang lebih sepekan ini dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, dihadiri oleh PBB, utusan negara, Menko PMK, Menlu RI, Kepala BNPB serta 7000 peserta dari 193 negara.

Pada gelaran GPDRR ke-7 ini dua pemuda Bangka Belitung mendapat kesempatan emas undangan dari BNPB dan panitia penyelenggara untuk dapat mengikuti berbagai kegiatan GPDRR secara langsung.

Arinda Unigraha peserta GPDRR dari Bangka Belitung yang juga merupakan Ketua Umum Masyarakat Relawan Indonesia Provinsi Kepulauan Babel memaparkan bahwa keikutsertaan mereka di pertemuan global ini merupakan hasil dari keaktifan mereka dalam kegiatan-kegiatan edukasi, pencegahan, dan penanggulangan serta pengurangan risiko kebencanaan di lokal Bangka Belitung.

Khususnya melalui berbagai komunitas lokal seperti MRI, ACT dan Becak Babel yang diikuti dan terobosan pemetaan wilayah-wilayah berisiko/terdampak bencana melalui platform Petabencana.id

Arinda berharap melalui GPDRR ini menjadi ajang menyampaikan kontribusi dan kondisi Bangka Belitung kepada dunia internasional, membawa jaringan stakeholder global dan nasional untuk ikut terlibat mengurangi risiko bencana di Kepulauan Bangka Belitung, serta selanjutnya dapat menumbuhkan semangat peduli bencana pada generasi muda Bangka Belitung.

Ia juga berterima kasih kepada PT Timah Tbk dan PJB Services PLTU Bangka yang telah berkontribusi dalam keberangkatan perwakilan Bangka Belitung pada GPDRR tahun ini.

"Kami senang bisa ikut serta mewakili Pemuda Bangka Belitung sehingga ada ilmu, wawasan, dan jaringan yang bisa kami bawa pulang ke lokal untuk diterapkan. Semoga kepedulian pemerintah daerah untuk terus melibatkan generasi muda dalam pengurangan risiko bencana di Babel dapat dikembangkan karena potensi anak muda yang sangat besar untuk dikembangkan," pungkasnya. (u4)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved