Berita Bangka Tengah

DPRD-Pemkab Bateng Sepakati APBD-P 2022, Algafry Fokus Genjot Perekonomian

DPRD Kabupaten Bangka Tengah menyetujui dan menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang perubahan APBD tahun 2022.

Bangka Pos/Arya Bima Mahendra
PENANDATANGANAN - Bupati Bateng, Algafry Rahman dan Pimpinan DPRD Bateng saat melakukan penandatanganan Raperda perubahan APBD Bateng tahun anggaran 2022 pada rapat paripurna di Gedung DPRD Bateng, Rabu (31/8). 

KOBA, BABEL NEWS - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka Tengah menyetujui dan menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang perubahan APBD tahun 2022. Raperda tersebut telah ditandatangani oleh Bupati Bateng, Algafry Rahman dan para pimpinan DPRD Bateng pada rapat paripurna mendengarkan pendapat akhir fraksi-fraksi terhadap APBD Perubahan tahun 2022, di Ruang Paripurna DPRD Bateng, Rabu (31/8).

Algafry mengatakan, dengan selesainya proses pembahasan Raperda Bateng tentang perubahan APBD tahun anggaran 2022, maka tugas selanjutnya adalah berupaya untuk terus meningkatkan kinerja. Diakuinya, semua itu bertujuan agar dapat melaksanakan semua program dan kegiatan pembangunan yang telah direncanakan sebelumnya berjalan secara optimal, efektif dan efisien.

"Dari uraian rencana pendapatan belanja daerah yang ada, maka perhitungan APBD Bateng pada Perubahan Kebijakan Umum APBD 2022 mengalami defisit sebesar Rp75,4 miliar yang seluruhnya ditutup dari pembiayaan netto," ucap Algafry.

Dirinya sangat berterima kasih atas seluruh masukan dan rekomendasi yang disampaikan oleh fraksi-fraksi di DPRD Bateng. "Selanjutnya, kami akan berusaha untuk mengurangi angka kemiskinan melalui peningkatan produksi pertanian serta menekan angka inflasi," jelasnya.

Menurutnya, pada APBD perubahan ini, ada tiga OPD yang memiliki tugas khusus dalam menekan inflasi di Bangka Belitung yaitu, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perikanan dan Disperindagkop-UMKM. Melalui tiga OPD tersebut, pihaknya akan berupaya menumbuhkan dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Ke depannya, kita akan berupaya agar tiga OPD tersebut lebih kreatif dalam meningkatkan perekonomian rakyat melalui berbagai macam pola pembangunan," pungkasnya.

Ketua DPRD Bateng, Me Hoa berharap, seluruh OPD di lingkungan Pemkab Bateng dapat melaksanakan seluruh program dan kegiatan yang termuat dapat perubahan APBD tahun 2022 tersebut. "Kami ingin pemerintah daerah dapat memberikan pembinaan secara maksimal terhadap pelaksanaan perubahan APBD tahun 2022 agar dijalankan secara efektif, efisien, transparan dan akuntabel," ucap Me Hoa.

Sebelumnya diberitakan, DPRD Bangka Tengah menyepakati Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) terhadap APBD Perubahan tahun 2022 Bateng. Kesepakatan ini tertuang dalam penandatanganan pada rapat paripurna DPRD Bateng, Senin (22/8).

Bupati Bateng, Algafry Rahman merangkum proyeksi pendapatan, belanja dan pembiayaan daerah yang tertuang dalam nota kesepakatan perubahan KUA dan PPAS APBD Perubahan tahun anggaran 2022. Diakuinya, berdasarkan nota kesepakatan, target estimasi pendapatan daerah disepakati menjadi Rp907,4 miliar dari sebelumnya Rp869 miliar atau naik sekitar 4,42 persen.

"Sedangkan untuk belanja daerah, ada kenaikan dari yang sebelumnya Rp923,7 miliar menjadi Rp982,9 miliar atau bertambah 6,41 persen," jelas Algafry.

Kemudian, dianggarkan juga penerimaan pembiayaan Rp77,4 miliar rupiah yang bersumber dari SiLPA (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran) tahun sebelumnya. Lanjut Algafry, untuk pengeluaran pembiayaan dianggarkan Rp2 miliar rupiah yang direncanakan untuk menambah penyertaan modal daerah investasi.

"Dari uraian tersebut, maka diketahui perubahan KUA APBD tahun 2022 mengalami defisit Rp75,4 miliar yang akan ditutup dari pembiayaan netto," ungkapnya. (u2)

Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved