Breaking News:

Kabar Bangka Tengah

ASN Sisihkan Harta Bayar Zakat

Baznas merupakan lembaga pemerintah non struktural yang melaksanakan tugas pengelolaan zakat, termasuk dana sosial keagamaan CSR secara nasional.

Editor: Rusaidah
Bangka Pos/Akhmad Rifqi Ramadhani
Sosialisasi Zakat dan launching Gerakan Bangka Tengah Berkurban di Hotel Santika. 

KOBA, BABEL NEWS - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bateng menggelar Sosialisasi Zakat dan Launching Gerakan Bangka Tengah Berkurban di Hotel Santika, Kecamatan Pangkalanbaru, Bangka Tengah, Jumat (2/9).

Kegiatan tersebut diikuti oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terdiri dari jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Sekolah tingkat SD, SMP hingga SMA dan instansi lainnya.

Wakil Ketua IV Baznas Bangka Tengah H Ibrahim Badrun mengatakan, Baznas merupakan lembaga pemerintah non struktural yang melaksanakan tugas pengelolaan zakat, termasuk dana sosial keagamaan CSR secara nasional.

Kata dia, sebagai seorang muslim sudah seharusnya menunaikan zakat agar menumbuhkan keikhlasan ibadah maaliyah, mensucikan dan memberkahkan harta dan perilaku serta menolong saudara yang membutuhkan.

"Disini kami menyampaikan hak unit pengumpul zakat (UPZ) yang ada di setiap OPD Bangka Tengah. Kami sangat berterima kasih kepada Kesra Bangka Tengah dan bupati telah mendukung penuh acara ini," ucapnya kepada Bangka Pos Group, Jumat (2/9).

Melalui kegiatan ini pula dikatakannya, dapat menumbuhkan kesadaran para ASN untuk giat membayar zakat. Sebab tingkat partisipasi zakat di Bateng tidak signifikan.

"Untuk masyarakat belum terlalu signifikan berzakat, untuk PNS baru sekitar 50 persen namun kita terus berusaha," paparnya.

Sementara itu Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman pada kesempatan tersebut mengajak para ASN agar menyisihkan hartanya untuk membayar zakat.

"Selama dua tahun saya menjadi bupati belum pernah saya menyampaikan tentang sosialisasi zakat, maka pada kesempatan ini kita harus pahami bahwa zakat itu sangat penting bagi saudara kita yang membutuhkan," tuturnya salam sambutan.

Algafry mengungkapkan, sebagai abdi negara dimana gaji dan tunjangan diberikan oleh negara, maka sudah selayaknya membayar zakat. Sebab melalui zakat akan membina tali persaudaraan sesama umat Islam serta menghilangkan sifat kikir pemilik harta.

Selanjutnya, zakat itu dititipkan melalui badan yang sudah diakui legislasinya oleh negara yaitu Baznas.

"Sosialisasi yang kami lakukan pada hari ini semata-mata ingin mengajak membayar zakat, supaya bapak ibu tahu arah uang zakatnya kemana dan diapakan uangnya," kata dia.

Dia mengatakan, menyisihkan harta untuk membayar zakat tak akan membuat miskin, justru nikmat harta akan dilipatgandakan oleh Allah SWT. Dengan adanya zakat pula, banyak masyarakat Bangka Tengah yang terbantu kehidupannya.

"Manfaatnya luar biasa, uang zakat kita akan diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan, banyak orang yang berbondong-bondong ke Baznas minta bantu," tuturnya.

Oleh karena itu, dia berharap para ASN di lingkungan Kabupaten Bangka Tengah mulai sadar agar menunaikan kewajibannya dalam membayar zakat.

Pada kesempatan tersebut, orang nomor satu se Bangka Tengah itu juga turut melaunching Gerakan Bangka Tengah Berkurban sebagai program guna meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berkurban. (v2)

Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved