Berita Pangkalpinang

Warga Minta Pemerataan Pemasangan Lampu Jalan, Pangkalpinang Kurang 5.537 PJU

Kepala Dinas Perhubungan Pangkalpinang, Ubaidilah mengatakan, hingga saat ini sudah terpasang sebanyak 2.896 titik lampu PJU di Kota Pangkalpinang.

Bangka Pos/Cepi Marlianto
LAMPU PJU - Lampu penerangan jalan umum (PJU) di Jalan Jenderal Sudirman, Pangkalpinang, Kamis (31/3/2022). Berdasarkan data, ada 8.433 titik di Pangkalpinang yang harus dipasang lampu PJU, namun baru terealisasi sekitar 4.009 titik. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Dede (28), memilih untuk tak melewati Jalan Bathin Pangkalpinang, saat pulang bekerja. Bukan tanpa alasan, dirinya lebih memilih jalan yang lebih terang karena di kawasan itu masih kurangnya lampu penerangan jalan umum (PJU).

"Sebenernya itu emang jalan muter tapi di situ gelap bener, apalagi ada tikungan di sana, ngeri ada apa-apa karena gelap tidak kelihatan," ujar Dede, Kamis (15/9).

Dirinya meminta pemerintah bisa melakukan pemerataan memasang lampu jalan yang merupakan kebutuhan masyarakat. "Meskipun itu cuma jalan pintas tapi dekat Taman Jembatan 12 lumayan ramai, tapi kok tidak ada lampu jalan. Kalau ada lampu jalankan lebih terang lebih aman," tuturnya.

Hal senada disampaikan Indah (33) warga Kelurahan Melintang. Ia mengeluhkan kawasan dekat rumahnya di Jalan Sulaiman Salam, gelap lantaran tidak ada penerangan jalan.

Menurutnya, selama ini kawasan tersebut hanya diterangi oleh sejumlah rumah dan toko-toko yang berjualan di pinggir jalan saja. "Kemarin lampunya ada terus kalau sekarang sudah tidak menyala lagi, jadi lampu hanya gantungan saja, heran juga kami," kata Indah.

Kepala Dinas Perhubungan Pangkalpinang, Ubaidilah mengatakan, hingga saat ini sudah terpasang sebanyak 2.896 titik lampu PJU di Kota Pangkalpinang. Namun dari jumlah itu, masih kekurangan 5.537 titik lampu lagi dengan total kebutuhan lampu PJU di Pangkalpinang sebanyak 8.433 titik.

"Setiap tahun itu kita selalu ada pemasangan, bahkan di anggaran perubahan tahun ini juga kembali kita ajukan pemasangan lampu jalan. Karena fasilitas umum ini sangat diperlukan masyarakat," ujar Ubai, Rabu (14/9).

Ia juga berharap, kekurangan yang selama ini masih dibutuhkan dapat segera terpenuhi agar fasilitas umum penerangan jalan dapat segera dinikmati masyarakat. "Karena anggaran penerangan jalan umum tidak kecil, jadi pemasangannya bertahap. Kami setiap tahun pasti ada penambahan sejak tahun 2019. Kawasan yang menurut kami strategis juga sudah kami pasang seperti Stadion Depati Amir, Taman Dealova juga sudah," jelasnya.

Diketahui, pajak penerangan jalan (PPJ) diambil dari potongan pembayaran listrik pelanggan PLN di masing-masing daerah. Pemotongan PPJ yang dilakukan di setiap kabupaten/kota berbeda-beda sesuai aturan pemerintah kabupaten atau kota masing-masing dengan kisaran 3 persen hingga 10 persen.

"Potongan PPJ ini dikenakan di pelanggan pascabayar dan prabayar dengan potongan setiap daerah berbeda-beda, tergantung kebijakan Pemkot atau Pemda terkait hal ini. Yang mana pengelolaan dana PPJ yang masuk ke Pemda sepenuhnya menjadi hak dan tanggung jawab Pemda yang menerima," ujar Manager Komunikasi PLN PLN UIW Babel, Tri Putra.

Halaman
123
Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved