Berita Kabupaten Bangka

FPPI Bantu Pemkab Bangka Turunkan Stunting

Ketua DPC FPPI Kabupaten Bangka, Elda Handayani mengakui, organisasi FPPI ini bergerak di bidang sosial, pendidikan, keagamaan, UMKM dan lainnya.

Bangka Pos/Edwardi
PELANTIKAN - Ketua DPD FPPI Babel, Zubaidah saat melantik para pengurus DPC FPPI Kabupaten Bangka Periode 2022-2027 di OR Bangka Setara Kantor Bupati Bangka, Senin (31/10). 

SUNGAILIAT, BABEL NEWS - Ketua DPD Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Zubaidah melantik para pengurus DPC FPPI Kabupaten Bangka Periode 2022-2027 di OR Bangka Setara Kantor Bupati Bangka, Senin (31/10). Dalam pelantikan ini, Elda Handayani terpilih sebagai Ketua DPC FPPI Kabupaten Bangka, dan Yuni sebagai Sekretaris.

Ketua DPD FPPI Babel, Zubaidah mengatakan, perlu adanya komitmen pengurus dan loyalitas dalam menjalankan program kerja organisasi. "Kita bukan super woman tapi kita super tim, mari kita saling mengisi dan berbagi dalam menjalankan organisasi, jauhkan kita paling super, tapi kita saling berbagi," kata Zubaidah.

Ketua DPC FPPI Kabupaten Bangka, Elda Handayani mengakui, organisasi FPPI ini bergerak di bidang sosial, pendidikan, keagamaan, UMKM dan lainnya. "Tujuan kita membentuk wadah organisasi untuk membantu memberdayakan kaum perempuan dan untuk mencapai kesetaraan gender di Kabupaten Bangka," ujar Elda.

Ditambahkannya, untuk program kerja yang akan dilakukan dalam waktu dekat ini dengan bekerja sama FPPI Babel untuk menggelar lomba masak lempah kuning pada akhir November atau awal Desember 2022. "Juga ke depan ada kegiatan bakti sosial, bekerja sama dengan mitra-mitra seperti bidang pemberdayaan perempuan dalam rangka membantu menurunkan angka stunting di Kabupaten Bangka," harapnya.

Staf Ahli Bupati Bidang Politik dan Pemerintahan Kabupaten Bangka, Restunemi mengatakan, dengan hadirnya DPC FPPI dapat bersinergi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) dalam menjalankan program pemberdayaan perempuan, baik bidang pendidikan, hukum dan HAM, serta ekonomi. "Pemberdayaan perempuan sangat dibutuhkan untuk membangun kesadaran perempuan agar mampu mengembangkan yang ada, hal ini ditujukan agar perempuan mandiri dan berpartisipasi dalam segala aspek," kata Restunemi. (edw)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved