Kabar Bangka Barat
Cabai Rawit Sentuh Harga Rp70 Ribu per Kg
enjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), sejumlah bahan dapur seperti cabai rawit merah di Pasar Tradisional Muntok mulai merangkak naik.
MUNTOK, BABEL NEWS - Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), sejumlah bahan dapur seperti cabai rawit merah di Pasar Tradisional Muntok mulai merangkak naik.
Pantauan Bangka Pos Group, Jumat (9/12) di pasar tradisional tersebut, harga cabai rawit merah menyentuh Rp70 ribu per kilogram. Sebelumnya, harga cabai rawit merah Rp50 ribu per kilogram.
Sementara harga bawang putih dan merah mengalami kenaikan harga namun tidak signifikan. Kenaikan itu hanya berkisar Rp2.000 per kilogram.
Mila (48), pedagang Pasar Tradisional Muntok mengatakan, sejak tiga hari ini harga cabai rawit mengalami kenaikan yang cukup tinggi yakni seharga Rp70 ribu per kilogram.
"Harga cabai rawit merah semula Rp50 ribu per kg naik menjadi Rp70 ribu per kg. kenaikan ini sejak tiga hari belakangan, ini cabai lokal," kata Mila.
Sementara harga cabai merah besar tidak ada kenaikan dan masih stabil dengan harga Rp38 ribu per kg.
Sedangkan bawang putih sebelumnya Rp20 ribu per kg menjadi Rp22 ribu per kg dan harga bawang merah sebelumnya Rp32 ribu per kg menjadi Rp34 ribu per kg.
"Cabai besar seharga Rp38 ribu per kg, tidak ada kenaikan masih stabil dalam satu minggu ini. Sama dengan bawang putih dan merah masih stabil hanya naik Rp2.000 per kg," ujar dia.
Senada dengan Boha (38), pedagang lain di pasar tradisional mengungkap, harga cabai rawit dan harga cabai besar saat ini mengalami kenaikan. Namun harga yang berada di lapaknya berbeda.
"Cabai besar Rp35 ribu per kg, sebelumnya Rp30 ribu per kg. Cabai rawit naik Rp10 ribu dari Rp48 ribu menjadi Rp58 ribu per kg. Kenaikan sejak seminggu ini. Cabai dari luar Pulau Bangka," kata Boha.
Sedangkan harga bawang putih mengalami kenaikan dibandingkan dengan harga bawang merah yang stabil. Bawang merah dijual dengan harga Rp30 ribu per kg.
"Kalau bawang putih naik Rp5.000, sebelumnya di angka Rp20 ribu sekarang menjadi Rp25 ribu per kg, faktornya ini karena hujan jadi banyak petani yang gagal penen," ucapnya. (ynr)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/Pedagang-bahan-dapur-sedang-membereskan-dagangan-di-Pasar-Tradisional-Muntok.jpg)