Kabar Pangkalpinang

Mahasiswa FKIP Unmuh Mengajar, Rektor Unmuh Babel Lepas Mahasiswa Program PLP 2

Sebanyak 183 mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (FKIP Unmuh Babel) memulai Program PLP 2.

Editor: Rusaidah
Istimewa/Dok. Unmuh Babel
Rektor Unmuh Babel Fadillah Sabri melepas mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung yang memulai Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) 2, Senin (26/8). 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Sebanyak 183 mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (FKIP Unmuh Babel) memulai Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) 2.

Program ini merupakan lanjutan dari PLP 1 guna memberikan kesempatan dan pengalaman bagi para calon guru, mengajar langsung di sekolah-sekolah, memungkinkan calon guru beradaptasi dengan lingkungan pendidikan nyata.

Ketua Pelaksana PLP 2 Vika Martahayu menyampaikan, program ini melibatkan 146 mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), 34 mahasiswa dari Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR), dua mahasiswa dari Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) dan satu mahasiswa dari Pendidikan Matematika (PMTK). 

Mereka akan ditempatkan di 16 sekolah yang tersebar di wilayah Pangkalpinang, termasuk 14 sekolah dasar, 1 SMP dan 1 SMA. Para mahasiswa yang ikut Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) 2 resmi dilepas langsung Rektor Unmuh Babel Fadillah Sabri, Senin (26/8).

Selama sebulan penuh, mulai dari 1-30 September 2024, para mahasiswa akan menjalani tugas sebagai guru dan menyusun video pembelajaran sebagai dokumentasi proses pengajaran di kelas.

Dekan FKIP Dedy Putranto menjelaskan, penempatan PLP 2 tahun ini berada di Pangkalpinang, dengan penundaan pelaksanaan hingga awal September sebagai hasil evaluasi dari tahun sebelumnya. Evaluasi tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan pada bulan Agustus kurang optimal. 

Dari sekitar 350 mahasiswa FKIP, 183 mahasiswa mengikuti PLP 2 di Pangkalpinang, sedangkan sisanya melaksanakan PLP di Surakarta bersamaan dengan program KKN MAs.

Dedy juga mencatat ada beberapa mahasiswa tidak mengikuti PLP karena terpilih dalam Program Kampus Mengajar angkatan 8, yang melibatkan 54 mahasiswa dan 5 dosen pembimbing lapangan. 

"Kami berharap selama satu bulan di sekolah, para mahasiswa dapat merasakan menjadi guru yang sesungguhnya dan mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah dimana mereka ditempatkan. Jaga nama baik almamater Unmuh Babel," pesan Dedy.

Rektor Unmuh Babel Fadillah Sabri memberikan pesan kepada mahasiswa memulai tugas PLP 2 untuk menerapkan disiplin.

"Disiplin waktu sangat penting. Pendidikan yang berkualitas dimulai dari guru yang berkualitas.  Guru yang berkualitas ditentukan oleh perguruan tinggi yang berkualitas, yang pada gilirannya ditentukan oleh dosen-dosen yang berkualitas," tegas Fadillah. 

Ia menekankan, bahwa selama 30 hari PLP, para mahasiswa bukan hanya sekadar menjalani program tetapi mereka adalah guru yang sesungguhnya.

Fadillah juga mengingatkan pentingnya memahami sejarah KH Ahmad Dahlan dalam membangun pendidikan di Indonesia serta konsep filsafat ilmu ontologi, epistemologi dan aksiologi dalam pendidikan. 

"Kalian dididik dengan ilmu pengetahuan, manfaatkan ilmu pengetahuan dengan sebaik-baiknya, pahami filosofi apa-apa. Kalau tidak pernah menginginkan apa-apa, maka tidak akan pernah melakukan apa-apa. Tidak melakukan apa-apa maka tidak akan mendapatkan apa-apa. Jika tidak mendapatkan apa-apa maka tidak akan pernah jadi apa-apa," pungkasnya.

Dengan bekal pembekalan ini, mahasiswa FKIP siap menjalani PLP 2 dengan tekad untuk menjadi guru yang tidak hanya kompeten secara akademis tetapi juga berkarakter, menginspirasi dan memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan. (t3)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved