Selasa, 28 April 2026

Berita Pangkalpinang

Mobil Dinas yang Akan Dilelang Terbakar, Pemkot Pangkalpinang Bakal Sulit Cari Pembeli         

Sebelum terbakar, puluhan kendaraan roda empat tersebut memang sudah rusak berat dan rencananya akan dilelang tahun ini.

Editor: suhendri
Bangka Pos/Rifqi Nugroho
KEBAKARAN LAHAN IKUT HANGUSKAN MOBIL - Kebakaran lahan di kawasan Kantor Pengujian Kendaraan Bermotor Kota Pangkalpinang, Sabtu (7/9/2024) sore, ikut menghanguskan sejumlah kendaraan roda empat yang memang dalam kondisi tak layak pakai. Kendaraan-kendaraan tersebut merupakan aset Badan Keuangan Daerah Kota Pangkalpinang. 

Kebakaran tersebut awalnya diduga terjadi di lahan tidur di dekat Kantor Pengujian Kendaraan Bermotor Kota Pangkalpinang, Jalan Pasir Padi, Kelurahan Temberan, Kecamatan Bukit Intan. 

Api kemudian merembet ke area parkir mobil di area itu hingga akhirnya ikut menghanguskan 24 kendaraan roda empat yang dalam kondisi tak layak pakai.

"Kalau informasi dari masyarakat memang kebakaran bukan (berawal) dari wilayah kita, bukan dari kantor Pengujian KIR itu sendiri. Nah apakah (berawal) di seputaran luar di kita gitu kan, tapi kan posisinya angin, serta-merta karena tanah di kita gambut cepat menyerap api," ujar Syahrian.

Pantauan Bangka Pos, angin kencang membuat kobaran api mengarah ke timur atau dekat dengan permukiman warga. 

Tim gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pemadam kebakaran, dan pihak kepolisian pun berusaha memadamkan api yang mengarah ke perumahan warga.

Kepala Seksi Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Pangkalpinang Junisko menyebutkan terdapat sekitar delapan kendaraan yang ikut dalam proses pemadaman tersebut.

"Kalau dari damkar (Kota Pangkalpinang) 4 unit, dari BPBD (Kota Pangkalpinang) 1, (BPBD) provinsi 1, dan juga dari pemadam kebakaran provinsi 1 unit, kemudian dari Polda  1," ujar Junisko.

Ia mengatakan, titik awal kebakaran berada di lahan kosong di belakang Kantor Pengujian Kendaraan Bermotor Kota Pangkalpinang. 

"Kalau awal kan dari lahan, kemudian sampailah ke kantor ini (Pengujian Kendaraan Bermotor Kota Pangkalpinang) yang mengakibatkan beberapa mobil, kalau tidak salah infonya ada 24 mobil (terbakar),” tuturnya.

Menurut Junisko, kebakaran tersebut setidaknya melalap sekitar 30 hektare lahan di Kelurahan Temberan. "Kalau mobil (yang terbakar) itu aset pemkot, tetapi memang diletakkan di sini," ucapnya.

Lebih lanjut, Junisko mengatakan, meski sempat terkendala angin kencang, kebakaran lahan itu akhirnya mampu dijinakkan oleh tim gabungan. 

"Kalau sebagian titik sudah padam, ini paling sedikit-sedikit masih ada pemadaman karena tiupan angin cukup kencang sehingga muncul lagi titik-titik api," tuturnya. 

Amri, salah satu warga yang tinggal di daerah tersebut, mengatakan, api mulai muncul dari belakang Kantor Pengujian Kendaraan Bermotor Kota Pangkalpinang sekitar pukul 13.00 WIB. 

"Sudah dari siang, kalau awal apinya itu muncul sekitar jam 1 siang. Kebetulan kan angin kencang, jadi makin besar," katanya.

Menurut Amri, ia pertama kali mengetahui kejadian itu setelah anaknya yang masih duduk di bangku sekolah dasar memberi tahu dirinya yang saat itu sedang berada di dalam rumah. 

"Anak saya kan memang biasa main sepeda, tahu ada asap dia pulang memanggil saya. Alhamdulillah, (api) tidak sampai di perumahan itu kan," ujarnya. (t2)

Sumber: Bangka Pos
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved