Kabar Pangkalpinang

Pengunjung Pusat Perbelanjaan dan Bioskop Masih Sepi

Pusat perbelanjaan dan hiburan di Kota Pangkalpinang khususnya belum menunjukkan tanda-tanda peningkatkan daya beli atau geliat perekonomian.

Editor: Rusaidah
Bangka Pos/Sela Agustika
Suasana pusat perbelanjaan BTC Pangkalpinang yang tampak sepi pengunjung, Senin (23/9) lalu. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Pusat perbelanjaan dan hiburan di Kota Pangkalpinang khususnya belum menunjukkan tanda-tanda peningkatkan daya beli atau geliat perekonomian yang tumbuh signifikan.

Meski sejumlah pusat perbelanjaan dan tempat hiburan ini masih terlihat aktivitas jual beli ataupun lainnya. Namun banyak pengunjung yang mengaku daya beli merosot. Hal tersebut berimbas pada omzet penjualan yang menurun drastis.

Bahkan pantauan Bangka Pos Group, Senin (23/9), suasana di Pusat Perbelanjaan Bangka Trade Center (BTC) Pangkalpinang ini tampak sepi. Beberapa pedagang terlihat duduk santai sambil membuka telepon selulernya.

"Kalau yang belanja sekarang ini sepi jauh sekali merosot, paling kita laku hanya beberapa lembar baju sehari. Weekend juga yang biasa ramai sekarang juga sepi benar, berbeda seperti dulu," ujar Pedagang di BTC Pangkalpinang Lia.

Tak dipungkirinya, sepinya daya beli saat ini mengingat akan gejolak perekonomian di Bangka Belitung yang sedang tidak baik-baik sehingga masyarakat lebih mengutamakan kebutuhan pokok.

"Sekarang ini disamping banyak orang yang lebih memilih berbelanja secara online, masyarakat juga mulai hemat untuk tidak membeli barang yang tidak terlalu penting," ucapnya.

Selain itu, beberapa pusat hiburan juga melaporkan penurunan pengunjung seperti halnya bioskop, yang biasanya menjadi tempat hiburan bagi keluarga atau anak-anak remaja ini juga mencatat sepinya pengunjung saat ini.

"Untuk kondisi bioskop sekarang memang ada pengaruh dan penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Mungkin karena ekonomi di Babel sekarang ini. Kalau sekarang hitungannya dari awal bulan masih normal," ucap Manajer Bes Cinema Pangkalpinang Davit Arta.

Diakuinya, peningkatan minat penonton sangat bergantung dengan tayangan film yang menarik untuk disaksikan, terutama film-film horor hingga action yang paling banyak diminati.

"Kalau untuk penjualan tiketnya sekarang tidak tentu juga, biasanya tergantung film yang tayang seperti di Bes Cinema sendiri cenderung ramai peminat film horor," katanya. (t3)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved