Berita Bangka Selatan
Harga Bahan Pokok di Bangka Selatan Stabil
Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan menjamin harga bahan pokok di daerah setempat terkendali.
TOBOALI, BABEL NEWS - Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan menjamin harga bahan pokok di daerah setempat terkendali. Kondisi tersebut dapat dipastikan berdasarkan pantauan harga bahan pangan di beberapa pasar tradisional di Kota Toboali, Kamis (26/9).
Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMINDAG) Kabupaten Bangka Selatan, Era Fitrawati mengatakan, semua harga bahan pokok yang beredar di masyarakat benar-benar stabil dan terkendali. Tidak ada fluktuasi harga bahan pangan sudah terjadi sejak tiga pekan terakhir dan masih bertahan hingga saat ini.
Berikut pula dengan beberapa komoditas yang biasanya menyumbang laju inflasi, harganya masih tetap terpantau aman. "Hasil pemantauan tim kita di Pasar Toboali pagi ini dan tiga pekan terakhir harga terpantau stabil. Tidak ada kenaikan maupun penurunan harga bahan pokok," kata Era Fitriawati.
Era Fitriawati memaparkan stabilitas harga tersebut disinyalir dipengaruhi oleh besarnya pasokan. Misalnya untuk harga cabai rawit misalnya masih bertahan dengan harga Rp60.000 per kilogram. Begitu pula dengan cabai merah besar dibanderol Rp30.000 per kilogram. Kemudian harga komoditas bawang merah kini dipatok Rp30.000 per kilogram dan harga bawang putih masih stagnan dengan harga jual Rp40.000 per kilogram. Sama halnya dengan bawang bombai yang stabil pada harga Rp35.000 per kilogram.
Beras jenis premium kemasan lima kilogram dibanderol Rp77.000, jika per kilogram beras jenis itu dijual dengan harga Rp15.400. Beras jenis medium Rp75.000 per lima kilogram, per kilo harga beras jenis ini dipatok Rp15.000. Begitu pula harga gula pasir stabil Rp17.000 per kilogram dan minyak goreng Rp17.000 per liter untuk nonsubsidi. Sedangkan untuk harga tepung terigu per kilogram dijual Rp12.000.
"Secara keseluruhan semua harga bahan pokok stabil. Dari cabai hingga beras dan juga minyak goreng. Karena isu berkembang minyak goreng ada gejolak harga," ujar Era Fitriawati.
Era Fitriawati menjamin harga bahan pokok masih akan tetap stabil jika melihat stok yang tetap aman dan tercukupi selama satu hingga dua bulan ke depan. Apabila sirkulasi atau pengiriman barang dari Kota Pangkalpinang menuju Kota Toboali tetap terjaga. Mengingat selama lima hari sekali pengiriman bahan pokok dilakukan dari gudang pusat di Pangkalpinang.
"Stok cukup hingga satu bulan ke depan masih aman. Bahan pokok masuk dari Kota Pangkalpinang, Provinsi Lampung dan lokal juga ada," pungkas Era Fitrawati. (u1)
| Pemkab Bangka Selatan Awasi Ketat Penerapan UMP 2026, Tim Turun Langsung ke Perusahaan |
|
|---|
| 1.364 Warga Rias Terkena ISPA Sepanjang 2025 |
|
|---|
| Desa Bangka Kota Andalkan Usaha Ayam Petelur |
|
|---|
| Pemkab Bangka Selatan Siapkan Agenda Nobar Piala Dunia 2026 di Himpang Lima Habang |
|
|---|
| Kasus HIV di Kabupaten Bangka Selatan Terus Bertambah, Kelompok LSL Mendominasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/Aktifitas-pedagang-di-Pasar-Toboali.jpg)