Kabar Belitung

Baznas Optimalisasi Fundraising Zakat

Baznas mengadakan kegiatan Optimalisasi Fundraising Zakat selama dua hari di Kantor PLHUT Kementerian Agama (Kemenag) Belitung.

Editor: Rusaidah
Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menggelar kegiatan optimalisasi fundraising zakat di Kantor PLHUT Kemenag Belitung, Rabu (23/10). 

TANJUNGPANDAN, BABEL NEWS - Dalam rangka mengoptimalkan penghimpunan zakat di Kabupaten Belitung, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mengadakan kegiatan Optimalisasi Fundraising Zakat selama dua hari di Kantor PLHUT Kementerian Agama (Kemenag) Belitung, yang dimulai pada Rabu (23/10).

Acara ini dihadiri oleh Pimpinan Baznas RI Bidang Pengumpulan Rizaludin Kurniawan serta jajaran Baznas Belitung, Kemenag Belitung, juga pengurus pondok pesantren, penyuluh agama dan tokoh agama di Belitung.

Diketahui fundraising zakat adalah kegiatan penggalangan dana zakat, infak dan sedekah serta sumber daya lainnya dari masyarakat. Dana yang terkumpul akan disalurkan dan didayagunakan untuk mustahik. 

Rizaludin Kurniawan dalam sambutannya menyampaikan bahwa Baznas ingin mendorong penghimpunan zakat di Belitung agar lebih optimal, dengan memaksimalkan peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang ada di berbagai institusi.

"Kami mendorong penghimpun zakat di pesantren, sekolah, OPD, komunitas dan ormas agar dapat bekerja secara profesional, baik dari segi pelayanan kepada muzakki maupun transparansi laporan dampak dari dana yang dihimpun," ujar Rizaludin.

Dalam kegiatan ini, ia menekankan pentingnya memperluas basis penghimpunan zakat, tidak hanya di sektor pemerintah daerah, tetapi juga di masyarakat yang lebih luas.

"Potensi zakat di Belitung masih sangat besar, termasuk dari sektor pertanian, perkebunan, perikanan, dan tambang. Kami juga mendorong zakat dari para pengusaha dan pemilik saham," lanjutnya.

Selain itu, Baznas juga mulai mengarah pada digitalisasi penghimpunan zakat. Menurut Rizaludin, penghimpunan zakat berbasis digital memungkinkan penghimpunan zakat tidak hanya dari warga Belitung, tetapi juga dari seluruh Indonesia.

"Kami ingin memperkenalkan strategi pengumpulan zakat secara digital untuk menjangkau lebih banyak muzakki. Hal ini penting untuk meningkatkan jumlah dana yang dapat dihimpun dan bermanfaat bagi masyarakat Belitung," tambah Rizaludin.

Hari pertama kegiatan ini difokuskan pada pelatihan bagi penghimpun dan pengelola zakat, sementara di hari kedua akan melibatkan para guru dan orang tua siswa untuk mengajak mereka mempercayakan zakat, infak, dan sedekah kepada Baznas. Harapannya, semakin banyak masyarakat yang berpartisipasi dalam penghimpunan dana ini.

Rizaludin juga menegaskan bahwa dengan pengelolaan zakat yang lebih profesional dan optimal, manfaat zakat yang dihimpun akan terasa langsung oleh masyarakat Belitung. Baznas pusat juga senantiasa melakukan bimbingan, pendampingan, serta monitoring untuk memastikan kepercayaan masyarakat terhadap Baznas tetap terjaga.

Acara ini menjadi momentum penting bagi Baznas Belitung untuk memperkuat peran mereka dalam meningkatkan penghimpunan dan distribusi zakat, infak, dan sedekah di wilayah Belitung. (del)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved