Berita Pangkalpinang

Bank Indonesia  Bangka Belitung Catat 5,7 Juta Transaksi QRIS

Pertumbuhan transaksi digital menggunakan QRIS di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus menunjukkan peningkatan signifikan

Editor: suhendri
Bangka Pos/Andini Dwi Hasanah
PTBI 2024 - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Bangka Belitung menyelenggarakan Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2024 di ruang Tanjung Kelayang, lantai 4 KPwBI Babel, Jumat (29/11/2024) malam. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Pertumbuhan transaksi digital menggunakan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus menunjukkan peningkatan signifikan.

Selama periode Januari-Oktober 2024, volume transaksi QRIS di Negeri Serumpun Sebalai sudah mencapai 5,7 juta transaksi, dengan total pengguna sebanyak 206.205 orang.

Demikian disampaikan Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Bangka Belitung, Beny Okta Tutuarima, dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2024 di ruang Tanjung Kelayang, lantai 4 Kantor Perwakilan Bank Indonesia Bangka Belitung, Jumat (29/11/2024) malam.            

"Jumlah merchant QRIS tercatat sebanyak 18.637 dari Januari hingga Oktober 2024, dengan total merchant mencapai 166.785 hingga Oktober 2024," kata Beny.

Dia menyebutkan, transaksi digital tersebut tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Bangka Belitung.

Namun, Kota Pangkalpinang menjadi wilayah yang paling dominan dalam penggunaan QRIS.

"Bank Indonesia akan terus bersinergi dengan pihak perbankan dan seluruh pemangku kepentingan untuk memperluas adopsi QRIS di sektor-sektor strategis. Ini menjadi salah satu upaya mendukung pemulihan ekonomi di Bangka Belitung," ujar Beny.

QRIS adalah pembayaran digital menggunakan scan QR Code yang dapat di-scan atau dibaca oleh penyelenggara jasa sistem pembayaran.

QR Code nasional itu diluncurkan pada 17 Agustus 2019 dengan tujuan agar proses transaksi pembayaran secara domestik menggunakan lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya.

Selain mendorong transaksi digital, Bank Indonesia juga terus memastikan ketersediaan uang tunai yang layak edar di seluruh wilayah Bangka Belitung.

Bank Indonesia pun bekerja sama dengan TNI dan Polri dalam mendistribusikan uang tunai ke daerah-daerah 3T (terdepan, terpencil, tertinggal).

"Selama 2024, kami telah melaksanakan kegiatan kas keliling ke beberapa pulau di Babel, seperti Pulau Seliu, Pulau Mendanau, dan Pulau Pongok," kata Beny.

Pada kesempatan yang sama, Beny juga mengatakan, Bank Indonesia aktif melakukan sosialisasi melalui program Cinta, Bangga, Paham Rupiah, dengan melibatkan pemerintah daerah untuk memperluas pemahaman masyarakat tentang pentingnya menggunakan uang rupiah dengan bijak. (t2)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved