Sabtu, 18 April 2026

Berita Pangkalpinang

133 Rumah Warga di Pangkalpinang Terdampak Banjir Rob, Ketinggian Air 20-40 cm 

Air laut yang pasang merendam permukiman dan akses jalan di Kelurahan Opas Indah. Hal ini membuat warga harus beraktivitas di tengah banjir rob.

Editor: suhendri
ISTIMEWA
BERMAIN DI GENANGAN AIR - Anak-anak bermain di genangan banjir rob di kawasan RT 01, Kelurahan Opas Indah, Kecamatan Taman Sari, Kota Pangkalpinang, Rabu (18/12/2024) siang. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Banjir rob kembali melanda beberapa wilayah di Kota Pangkalpinang, Rabu (18/12/2024). Ketinggian air mencapai 20-40 sentimeter.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pangkalpinang, sebanyak 133 rumah di tiga kecamatan terdampak banjir rob tersebut.

Tiga kecamatan itu adalah Kelurahan Opas Indah, Gedung Nasional, Pasir Putih, dan Rejosari.

Air laut yang pasang merendam permukiman dan akses jalan di Kelurahan Opas Indah. Hal ini membuat warga harus beraktivitas di tengah banjir rob.

Seperti yang dialami warga RT 01, Kelurahan Opas Indah. Sudah tiga hari terakhir, genangan air setinggi di atas mata kaki orang dewasa tampak memenuhi ruas jalan gang, bahkan masuk ke sejumlah rumah warga. 

Pantauan Bangka Pos, Rabu (18/12/2024) siang, di sebuah gang di RT 01, Kelurahan Opas Indah, tampak sejumlah anak-anak sedang asyik bermain di tengah genangan banjir yang mulai surut.

“Sudah biasa begini, asyik main banjir-banjiran," kata salah satu anak.

Anak-anak yang masih polos itu justru tampak bersenang-senang dengan datangnya banjir yang melanda sekitar tempat tinggalnya. 

Tak peduli sekotor apa pun air yang menggenangi jalan tersebut, mereka terlihat asyik bermain di tengah genangan air. Bahkan mereka juga sesekali berenang di jalan kecil yang tergenang.

Salah satu warga RT 01, Kelurahan Opas Indah, yang terdampak banjir rob, Wati menyebutkan banjir akibat pasang air laut ini rutin merendam kediamannya setiap memasuki akhir tahun.

"Air masuk ke rumah sejak tiga hari lalu, setiap bulan 12 seperti ini. Kadang bukan bulan Desember banjir juga. Waktu malam sedang tidur, tiba-tiba air sudah masuk rumah," ujar Wati kepada Bangka Pos, Rabu (18/12/2024).

Wati mencertitakan, sejak dirinya masih kecil rumah tempat tinggalnya bersama keluarga memang menjadi salah satu daerah langganan banjir rob di Kota Pangkalpinang.

"Tahun barapa itu yang paling parah, kami sampai harus mengungsi di SDN 18 Kota Pangkalpinang, karena di sini terendam semua," ujarnya.

Kondisi ini dibenarkan Ketua RT 01, Kelurahan Opas Indah, Kota Pangkalpinang, Rizawati.

Ia menyebutkan, banjir rob pada Rabu (18/12/2024) menjadi genangan yang paling tinggi sejak tiga hari lalu.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved