Senin, 8 Juni 2026

Berita Bangka Barat

PUPR Data Infrastruktur Rusak, Bakal Perbaiki Jalan Rusak Akibat Banjir di Bangka Barat

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bangka Barat telah mendata sejumlah infrastruktur jalan yang rusak akibat banjir.

Tayang:
Istimewa
Banjir melanda tiga kecamatan di Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung, akibat hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi, pada Sabtu (18/1/2025) kemarin. Mengakibatkan sejumlah jalan rusak di Desa Sekar Biru, Kecamatan Parittiga, Bangka Barat 

Terjunkan Alat Berat Bantu Warga
ANGGOTA DPRD Kabupaten Bangka Barat, Eddy Arif menerjunkan alat berat mini untuk meminimalisir banjir yang terjadi di Kecamatan Mentok. "Kemarin saya melihat, belasan rumah warga terendam banjir. Dikarenakan tidak ada saluran untuk mengalirkan air atau drainase dan ada yang memiliki drainase tetapi buntu. Lokasinya berada di dekat Pelabuhan Tanjungkalian Mentok," kata Eddy Arif, Selasa (21/1).

Menurutnya, alat berat mini ini untuk membuka aliran air sehingga dapat mengurangi banjir. "Jadi warga meminta menurunkan alat berat, hari itu juga kita bawa alat berat mini, untuk membuka alur pembuangan air. Yang selama ini, tertutup atau buntu. Karena adanya penyumbatan. Setelah dibuka, Alhamdullilah air menjadi kering," ujarnya.

Diakui Eddy Arif, tak semuanya dapat diatasi, untuk mengatasi banjir. Karena faktor kurangnya jumlah drainase dan banyak drainase yang tersumbat, membuat banyak daerah di Mentok mengalami banjir. "Jadi kemarin itu, ada dua titik, satu bisa diatasi, tetapi titik lainnya tak bisa, karena memang tidak ada drainasenya. Sehingga apabila hujan lebat turun, pasti kembali terjadi banjir," jelasnya.

Dari bencana banjir yang telah terjadi, menurutnya, perlunya menjaga kebersihan, terutama di drainase sebagai lokasi mengalirnya air dari satu titik ke titik yang lain. "Kita perlu banyak drainase, warga yang saya temui juga mengatakan sudah banyak menyampaikan persoalan itu ke dewan. Tetapi belum ada tanggapan dan eksekusinya, untuk mengatasi banjir ini," katanya.

Eddy juga memastikan, persoalan drainase ini telah dilaporkanya ke dinas terkait seperti PUPR dan BPBD Bangka Barat, terkait bencana banjir yang sering terjadi di Bangka Barat. "Yang jelas saya sudah melaporkan ke Dinas PUPR, kita masih menunggu apa tindak lanjut ke depan. Kita sebagai dewan telah menjalankan fungsi dan tugas, membantu warga langsung ke lapangan, serta memberikan saran dan masukan ke dinas terkait, agar persoalan ini dapat diselesaikan," harapnya. (riu)

Sumber: Bangka Pos
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved