Jumat, 5 Juni 2026

Kabar Belitung

Polres Belitung Sosialisasi Imbauan Stop Geng Motor dan Anti Bullying

Polres Belitung menggelar sosialisasi dengan tema 'Stop dan Bubarkan Aktivitas Geng Motor' serta kampanye Anti Bullying di SMA Muhammadiyah.

Tayang:
Editor: Rusaidah
Istimewa/Dok. Humas Polres Belitung
MEMBERIKAN ARAHAN - Kabag Ops Polres Belitung Kompol Dedy Nuari memberikan arahan dalam sosialiasi di SMA Muhammadiyah beberapa waktu lalu. 

TANJUNGPANDAN, BABEL NEWS - Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban di kalangan pelajar, Polres Belitung menggelar sosialisasi dengan tema 'Stop dan Bubarkan Aktivitas Geng Motor' serta kampanye Anti Bullying di SMA Muhammadiyah Kabupaten Belitung beberapa waktu lalu. 

Kegiatan dipimpin oleh Kabag Ops Polres Belitung Kompol Deddy Nuary dan dihadiri oleh Sekretaris Pimpinan Muhammadiyah Wilayah Kepulauan Bangka Belitung Aldi Kurniawan serta para tenaga didik SMA Muhammadiyah Kabupaten Belitung.

Dalam sambutannya, Kompol Deddy Nuary menekankan bahwa geng motor bukan sekadar kelompok biasa, tetapi sering terlibat dalam tindakan kriminal dan meresahkan masyarakat.

Oleh karena itu, pihak kepolisian mengajak para pelajar untuk tidak terlibat dalam aktivitas tersebut dan segera melaporkan jika mengetahui adanya indikasi tindakan yang mengganggu ketertiban umum.

"Kami ingin para pelajar memahami bahwa geng motor bukanlah gaya hidup yang keren, tetapi justru berbahaya. Selain itu, bullying di lingkungan sekolah juga harus dihentikan. Kami berharap kalian semua bisa menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman," ujar Kompol Deddy Nuary melalui rilis Humas Polres Belitung pada Minggu (2/2). 

Ia berharap dengan sosialisasi ini tersebut para siswa dapat lebih sadar akan pentingnya menjaga ketertiban dan menjauhi perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Kegiatan ini menjadi langkah nyata Polres Belitung dalam membangun kesadaran hukum sejak dini serta mendorong peran aktif pelajar dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan kondusif.

Sekretaris Pimpinan Muhammadiyah Wilayah Kepulauan Bangka Belitung Aldi Kurniawan dalam kesempatan itu juga menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polres Belitung dalam memberikan edukasi kepada pelajar.

Menurutnya, kolaborasi antara kepolisian dan lembaga pendidikan sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak dan bertanggung jawab.

"Kegiatan ini sangat positif, karena anak-anak kita harus diberikan pemahaman sejak dini tentang bahaya geng motor dan dampak buruk bullying. Muhammadiyah mendukung penuh upaya kepolisian dalam menjaga keamanan di lingkungan pendidikan," kata Aldi.

Selain sesi edukasi, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi interaktif antara kepolisian dan siswa.

Para pelajar diberikan kesempatan untuk bertanya serta berbagi pengalaman terkait permasalahan yang mereka hadapi di sekolah.

Beberapa siswa mengaku lebih memahami bahwa bullying tidak hanya menyakiti secara fisik, tetapi juga berdampak pada mental korban. (*/dol)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved