Remaja di Bangka Selatan Tewas Ditikam

Peristiwa penikaman tersebut bermula ketika korban dan pelaku tengah asyik menonton pertunjukan organ tunggal

Editor: suhendri
IST/Dokumentasi Satreskrim Polres Bangka Selatan
TERDUGA PELAKU PENIKAMAN - Aparat Polres Bangka Selatan mengamankan pria berinisial D (24), Sabtu (8/2/2025). D merupakan terduga pelaku penikaman yang menewaskan seorang remaja berinisial I (17), Jumat (7/2/2025) malam. 

TOBOALI, BABEL NEWS - Seorang remaja berinisial I (17), warga Kecamatan Toboali, tewas ditikam di sebuah pertunjukan organ tunggal di Kampung Lalang, Kelurahan Tanjung Ketapang, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Jumat (7/2/2025) sekitar pukul 22.25 WIB.

Aparat kepolisian berhasil menangkap terduga pelaku penikaman tersebut kurang dari 24 jam.

“Iya, benar. Seorang terduga pelaku penikaman sudah kita amankan,” kata Kepala Bagian Operasional Kepolisian Resor Bangka Selatan, Kompol Jhon Piter Tampubolon, saat dikonfirmasi Bangka Pos, Sabtu (8/2/2025).

Informasi yang dihimpun Bangka Pos menyebutkan, peristiwa penikaman tersebut bermula ketika korban dan pelaku tengah asyik menonton pertunjukan organ tunggal di Kampung Lalang.

Korban dan pelaku kemudian terlibat aksi saling senggol saat tengah berjoget.

Pelaku yang tersenggol sempat menegur korban untuk berhati-hati.

Namun, korban kembali menyenggol pelaku saat keduanya berjoget.

Pelaku yang merasa kesal langsung mencabut sebilah pisau yang diselipkan di pinggangnya.

Pisau tersebut lantas diarahkan pelaku tepat ke bagian ulu hati korban.

Hal itu membuat korban terkapar dan bersimbah darah.

“Diduga kuat pelaku ini terpengaruh minuman keras jenis arak yang memang telah diminum sebelumnya,” kata Jhon Piter Tampubolon.

Saat melihat korban terkapar, lanjut Jhon, pelaku sempat mengecoh para penonton organ tunggal dengan cara berpura-pura memberikan pertolongan.

Ketika korban mulai dikerumuni penonton, pelaku langsung melarikan diri dengan memanfaatkan situasi tersebut. 

Penonton yang panik langsung mencoba memberikan pertolongan dengan melarikan korban ke Pusyandik Toboali.

Sayangnya, setelah beberapa menit menjalani perawatan, korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka yang dialami.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved