Rabu, 22 April 2026

Berita Bangka Barat

Dinkes Bangka Barat Siap Jalankan Program Cek Kesehatan Gratis, Rangkuti: Target 500 Orang per Hari

Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Barat telah mempersiapkan berbagai kebutuhan untuk melaksanakan program cek kesehatan gratis.

Bangkapos.com/Riki Pratama
CEK KESEHATAN GRATIS - Kepala Dinas Kesehatan Bangka Barat, Muhammad Safi'i Rangkuti, mengatakan Dinkes Bangka Barat, telah mempersiapkan berbagai kebutuhan untuk melaksanakan program Presiden Prabowo, program Cek Kesehatan Gratis (CKG) atau Medical Check-up gratis, foto diambil, Senin (10/2/2025) 

MENTOK, BABEL NEWS - Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Barat telah mempersiapkan berbagai kebutuhan untuk melaksanakan program cek kesehatan gratis (CKG) atau medical checkup gratis. Program Presiden Prabowo tersebut, bakal dijadwalkan mulai bulan Februari 2025.

Kepala Dinas Kesehatan Bangka Barat, Muhammad Safi'i Rangkuti mengatakan, Dinkes Bangka Barat, bakal mengajukan anggaran ke pemerintah pusat sebesar Rp3 miliar. "Persiapan kita sudah 90 persen, bakal dilaksanakan sebelum bulan puasa ini. Kita melaksanakan di delapan titik pemeriksaan, terdapat penduduk Bangka Barat, dari Tempilang, Kelapa, Puskesmas Puput, Sekar Biru, Jebus, Simpang Teritip dan Mentok," kata Rangkuti, Senin (10/2).

Ia menjelaskan, pemeriksaan dilakukan mulai dari usia bayi sampai dengan usia lanjut. Mulai dari berat badan, tinggi dan usia lansia, lebih ke spesifik dari pemeriksaan gula darah, tensi hingga kolesterol, serta penyakit lainnya.

"Jadi kami targetnya 500 orang per hari, kami harapkan lewat informasi ini, mereka bisa datang ke titik lokasi yang kita tentukan nanti. Walaupun tidak dalam keadaan sakit, apabila pemeriksaan secara dini dilakukan, tentu penanganan akan lebih baik," ungkapnya.

Rangkuti menyebutkan, pemeriksaan kesehatan gratis, tidak dilakukan di puskesmas tetapi di tempat-tempat yang telah ditentukan oleh Dinas Kesehatan Bangka Barat. "Tidak di puskesmas terlalu ramai, puskesmas mereka untuk yang sakit dan berobat. Jadi tidak gunakan puskesmas, tetapi kita gunakan balai desa, gedung serba guna, pustu dan puskesdes, terrgantung kepala puskesmas dan desanya," ujarnya.

Dirinya memastikan, pemeriksaan kesehatan gratis akan berjalan terus, sesuai dengan perintah Presiden Prabowo Subianto. "Jalan terus, kita ada sekitar 60-an desa dan 30 dusun, yang kita datangi nanti bersama tim dari dinkes dan puskesmas. Jadi persiapan kita sudah matang, peralatan alat sudah disiapkan dan proposal ke pusat untuk penambahan anggaran cukup besar, kita butuhkan minimal Rp3 miliar, karena ada 200.000 penduduk, dilakukan pemeriksaan," jelasnya.

Menurutnya, apabila nantinya, terdapat warga yang menderita sakit serius dalam pemeriksaan kesehatan gratis, maka bakal dirujuk ke puskesmas untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut. "Kalau mereka terdeteksi, dari hasil terperiksa ada gangguan sakit, kita rujuk ke puskesmas, untuk dapat ditangani lebih lanjut, dilakukan pemeriksaan lebih detail," ujarnya.

Ia menambahkan, program ini tidak dilaksanakan acara seremoni. "Ya ini tidak seremonial lagi, bukan lagi simulasi tapi langsung action. Simulasi dan action, di titik-titik yang kita pilih," kata Rangkuti.

Rangkuti memastikan, program cek kesehatan gratis bakal dilaksnakan pada bulan ini juga, akhir Februari 2025. Sesuai persiapan daerah dan perintah pemerintah pusat. "Dilaksanakan di bulan ini juga, saya akan sampaikan bagaimana kesiapan daerah dan pusat. Jangan sampai anggaran kita dipangkas, sehingga kegiatan ini harus berjalan dan terlaksana, apabila tidak dapat teguran dari pusat, sama dengan makan gratis," katanya.

Ia mengharapkan, dengan adanya pemeriksaan kesehatan gratis, dapat melihat kondisi dan menyadari penyakit yang diderita oleh masyarakat. "Jadi mereka dapat terlindungi, dengan ketahuan usai dilakukan pemeriksaan kesehatan. Karena kita kasih bimbingan agar tidak naik ke tingkat lanjut dan sebagainya, kita berikan nasehat, pengaturan pola hidup artinya untuk memperpanjang umur," pungkasnya. (riu)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved