Kabar Pangkalpinang

Bank Sumsel Babel Targetkan KUR Rp1,6 Triliun

Bank Sumsel Babel menargetkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp1,6 triliun sepanjang tahun 2025. 

Editor: Rusaidah
Bangka Pos/Sela Agustika
Direktur Bank Sumsel Babel Achmad Syamsudin. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Bank Sumsel Babel menargetkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp1,6 triliun sepanjang tahun 2025. 

Dari total tersebut, Rp1,4 triliun dialokasikan untuk KUR konvensional, sementara Rp200 miliar disiapkan untuk kebutuhan KUR lainnya.

Direktur Bank Sumsel Babel Achmad Syamsudin menegaskan, pihaknya akan terus meningkatkan serta memperbaiki sistem penyaluran KUR agar lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat optimal bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

"Kami optimistis penyaluran KUR tahun ini akan meningkat dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah. Tentunya, dalam penyaluran ini kami akan lebih selektif lagi," ujarnya, Rabu (19/2).

Ia menambahkan, dalam proses penyaluran KUR, Bank Sumsel Babel tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG). Langkah ini diambil untuk memastikan dana KUR benar-benar tersalurkan kepada penerima yang berhak dan mampu mengembangkan usahanya.

Sepanjang tahun 2024, Bank Sumsel Babel telah menyalurkan KUR sebesar Rp609 miliar di wilayah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung. 

Dana ini menyasar berbagai sektor produktif, seperti pertanian, perdagangan, perikanan dan industri kreatif.
Achmad Syamsudin menuturkan, program KUR menjadi salah satu instrumen utama dalam mendukung pertumbuhan UMKM, yang dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang.

"Banyak komoditas yang sudah berhasil diekspor, seperti kopi, kelapa dan pempek kering dari Palembang. Dari Bangka Belitung, produk kain songket serta kerupuk juga memiliki peluang besar. Selain itu, lada dari Babel memiliki potensi besar, namun saat ini banyak pohon lada yang sudah tua. Karena itu, kami juga memiliki program peremajaan yang dapat membantu para petani agar produktivitas tetap tinggi," jelasnya.

Bank Sumsel Babel berkomitmen untuk terus mendukung UMKM agar lebih berdaya saing, baik di pasar domestik maupun internasional. 

Selain pencapaian di sektor KUR, transaksi dompet digital di Bank Sumsel Babel juga mengalami peningkatan signifikan. 
Sepanjang 2024, tercatat peningkatan sebesar 44 persen dalam aktivasi layanan digital. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin percaya dan nyaman menggunakan layanan perbankan digital dalam bertransaksi.

Tidak hanya itu, jumlah nasabah tabungan Pesirah dan Simpedes juga meningkat. 

"Peningkatan ini mencerminkan adanya pertumbuhan positif. Kita berharap dengan adanya kerja sama dengan rekan media juga ikut mensosialisasikan produk kita serta mendukung pertumbuhan ekonomi," katanya. (t3)

 

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved