Senin, 4 Mei 2026

Kabar Pangkalpinang

Ombudsman Sampaikan Fokus Pengawasan ke Bangka Pos Group

Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyoroti adanya potensi maladministrasi dalam pelayanan penyaluran BBM bersubsidi.

Tayang:
Editor: Rusaidah
Istimewa/Dok. Ombudsman RI Babel
PENGUMPULAN DATA - Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat melakukan pengumpulan data potensi maladministrasi dalam pelayanan penyaluran BBM bersubsidi bagi nelayan yang terjadi di di SPBUN Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyoroti adanya potensi maladministrasi dalam pelayanan penyaluran BBM bersubsidi bagi nelayan yang terjadi di di SPBUN Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang.

Hal itu disampaikan Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Shulby Yozar Ariadhy saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Bangka Pos Group, Rabu (26/2).

Pada kesempatan tersebut, kedatangan Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung disambut langsung Pemimpinn Redaksi Bangka Pos Group Ade Mayasanto.

Yozar menyampaikan, saat ini Tim Perwakilan Ombudsman Babel sedang melakukan pengumpulan informasi terkait potensi-potensi maladministrasi dalam pelayanan penyaluran BBM bersubsidi bagi nelayan.

"Pertama-tama dapat kami sampaikan bahwa, kami mengapresiasi Polresta Pangkalpinang yang sudah membongkar penyalahgunaan BBM bersubsidi di SPBUN Pangkalbalam beberapa waktu yang lalu. Sebagai pengawas eksternal, tentunya kami merasa perlu menyikapi penyalahgunaan BBM bersubsidi tersebut secara keseluruhan mulai dari proses perizinan, pemberian rekomendasi, pengawasan dan lain sebagainya," ujarnya.

Tak hanya itu, Yozar menerangkan jika pada tahun ini pihaknya memiliki fokus utama dalam melaksanakan pengawasan pada beberapa sektor, mulai dari bidang pendidikan, pertanahan ataupun fasilitas pelayanan kesehatan.

"Karena apa, di dunia pendidikan itu seperti saat PPDB ataupun soal pungli terus berulang kasusnya setiap tahun. Untuk itu kami terus melakukan pencegahan dengan berkoordinasi dengan semua pihak," tambahnya.

Selanjutnya, dirinya juga mengajak agar perusahaan media khsusunya Bangka Pos Group bisa menciptakan kolaborasi dalam pengawasan terhadap setiap layanan yang dihadirkan oleh pemerintah.

"Tentu kami tidak bisa sendiri, kami berharap dengan kolaborasi yang baik, kita bisa saling berbagi peran," ucapnya. (w4)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved