Senin, 27 April 2026

Kabar Belitung

Pemkab Belitung Siapkan Enam Kali Gerakan Pangan Murah hingga Akhir Tahun

Ratusan warga memadati halaman Gedung Nasional, Kamis (27/2/2025), dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar oleh Pemkab Belitung.

Editor: Rusaidah
Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
OPERASI PASAR - Keramaian di Halaman Gedung Nasional Tanjungpandan, warga yang mengikuti Gerakan Pangan Murah, Kamis (27/2). 

TANJUNGPANDAN, BABEL NEWS - Ratusan warga memadati halaman Gedung Nasional, Kamis (27/2/2025), dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Belitung.

Dalam kegiatan ini, masyarakat bisa membeli berbagai barang kebutuhan pokok, termasuk bumbu dapur, ikan segar, jajanan, dan beragam komoditas. 

Masyarakat pun antusias datang berbelanja, selain juga ditambah kegiatan senam pagi bersama dan pemeriksaan kesehatan hewan.

Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Belitung, Marzuki, yang meninjau langsung kegiatan ini mengatakan bahwa antusiasme masyarakat sangat tinggi, terutama terhadap komoditas beras SPHP serta minyak goreng merek Minyak Kita.  

"Permintaan masyarakat terhadap beberapa komoditas utama sangat tinggi. Ini menunjukkan bahwa Gerakan Pangan Murah sangat dibutuhkan, terutama dalam menjaga daya beli masyarakat serta menekan inflasi di Kabupaten Belitung," ujarnya.  

Marzuki menargetkan Gerakan Pangan Murah kembali digelar menjelang Idulfitri untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok.

Kegiatan ini rencananya akan berlangsung pada pekan ketiga Maret atau paling lambat tanggal 21 Maret 2025.

"Kami ingin memastikan masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah menjelang Idulfitri. Oleh karena itu, kami menargetkan kegiatan ini bisa kembali dilaksanakan sebelum Lebaran, sekitar pertengahan hingga akhir Maret," jelasnya.  

Ia pun mengapresiasi peran Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian serta berbagai pihak yang terlibat dalam menyukseskan program ini. Menurutnya, koordinasi antara pemerintah daerah, Bulog, dan distributor pangan sangat penting agar program pangan murah bisa berjalan secara berkelanjutan.  

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Belitung, Destika Efenly, menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga pangan dan mengantisipasi lonjakan harga menjelang hari-hari besar.  

"Kami siapkan enam kali lagi menjelang hari-hari besar, disepanjang 2025 ini," katanya.  

Untuk mengatasi kekhawatiran masyarakat terkait stok pangan menjelang Ramadan, Destika menegaskan bahwa hasil koordinasi dengan berbagai pihak menunjukkan ketersediaan bahan pokok dalam kondisi cukup.

Ia juga berharap masyarakat agar tidak panic buying karena stok bahan pokok di Belitung aman.

Selain kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, dan gula, Gerakan Pangan Murah juga melibatkan Dinas Perikanan untuk menyediakan produk perikanan dengan harga lebih terjangkau.  

"Kegiatan ini melibatkan sekitar 30 distributor dan pedagang, termasuk sektor pertanian dan perikanan, sehingga masyarakat bisa mendapatkan berbagai komoditas dengan harga lebih miring," pungkas Destika.

Secara keseluruhan, Pemerintah Kabupaten Belitung telah merencanakan tujuh kali Gerakan Pangan Murah sepanjang tahun ini, yakni menjelang Ramadan, 27 Februari 2025, menjelang Idulfitri, 21 Maret 2025, menjelang Iduladha, menjelang Hari Jadi Kota Tanjungpandan (HJKT), menjelang Hari Tani di bulan September, menjelang Hari Pangan di bulan Oktober dan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). (del)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved