Selasa, 21 April 2026

Kabar Belitung

100 Hari Pertama Djoni-Syamsir di Belitung, Bupati Djoni: Kerja Harus Gas Full

Bupati Belitung Djoni Alamsyah menegaskan bahwa pemerintahan di bawah kepemimpinannya tidak akan berjalan lamban.

Editor: Rusaidah
Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
BERSALAMAN - Momen bersalaman antara Bupati Belitung periode 2025-2023 Djoni Alamsyah dengan Bupati Belitung periode 2018-2023 usai rapat paripurna pidato pertama di DPRD Belitung, Selasa (4/3). 

TANJUNGPANDAN, BABEL NEWS - Bupati Belitung Djoni Alamsyah menegaskan bahwa pemerintahan di bawah kepemimpinannya tidak akan berjalan lamban.

Dalam pidato perdananya di rapat paripurna, ia mengajak seluruh elemen pemerintahan untuk bergerak cepat dalam membangun Belitung.

"Jangan terlalu banyak lagi bermain rem, harus gas full," ucapnya saat pidato, Selasa (4/3). 

Djoni menyoroti tantangan fiskal yang dihadapi daerah, dimana Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2025 diproyeksikan mengalami sedikit penurunan dibanding tahun sebelumnya.

Selain itu, pengurangan dana transfer dari pusat juga menjadi tantangan tersendiri.

"PAD itu ibarat darah dalam tubuh kita. Kalau rendah, daerah akan sulit maju," ujarnya.

Dalam 100 hari pertama, Djoni menitikberatkan program pada pembenahan sistem tanpa ketergantungan pada anggaran besar.

Beberapa langkah yang akan dilakukan mencakup digitalisasi pelayanan publik, sidak disiplin ASN, komunikasi terbuka dengan masyarakat melalui media sosial dan layanan langsung, hingga koordinasi intensif dengan aparat desa.

Selain itu, kampanye kesadaran lingkungan akan digalakkan melalui gotong royong mingguan yang melibatkan masyarakat.

Djoni juga menegaskan pentingnya sinergi dari tingkat desa hingga provinsi dalam membangun Belitung.

"Kekuatan terbesar kita bukan dari kapital, tapi dari solid dan kompaknya kita, termasuk juga insan pers," katanya.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah pembenahan lingkungan kerja di Organisasi Perangkat Daerah (OPD). 

Ia memastikan bahwa bukan mutasi pejabat yang menjadi fokus, melainkan menciptakan lingkungan kerja yang lebih nyaman dan produktif.

"Kantor itu rumah kedua kita, jadi harus nyaman, bersih, dan aset-aset yang terbengkalai akan kita lihat bersama," jelasnya.

Dalam upaya meningkatkan PAD, Djoni berencana membuka lebih banyak peluang investasi, terutama melalui hilirisasi sumber daya alam seperti kaolin dan tanah liat yang memiliki potensi besar dalam industri porselen. Sektor perikanan juga menjadi perhatian.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved