Jumat, 5 Juni 2026

Berita Pangkalpinang

Cuaca Ekstrem Mengintai, BPBD Pangkalpinang Tingkatkan Kesiapsiagaan

Hindari aktivitas di luar rumah saat terjadi hujan lebat dan angin kencang, terutama di dekat pohon besar, baliho, atau bangunan yang rentan roboh.

Tayang:
Editor: suhendri
Bangka Pos/Andini Dwi Hasanah
Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Pangkalpinang, Dedy Revandi. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pangkalpinang meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi hingga 7 Maret 2025.

Cuaca ekstrem tersebut berupa hujan lebat, angin kencang, dan petir yang dapat menimbulkan ancaman bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan pohon tumbang.

"Kami telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk camat, lurah, dan dinas terkait untuk meningkatkan kewaspadaan. Tim reaksi cepat BPBD juga sudah disiagakan guna mengantisipasi segala kemungkinan, terutama di wilayah rawan banjir dan pohon tumbang," kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Kota Pangkalpinang, Dedy Revandi, Selasa (4/3/2025).

Dedy menyebutkan, beberapa titik di Pangkalpinang berpotensi terdampak cuaca ekstrem lebih besar, terutama kawasan dengan drainase yang kurang optimal serta daerah dengan banyak pepohonan besar.

Karena itu, pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi, termasuk pemangkasan pohon yang rawan tumbang dan pemantauan intensif di daerah langganan banjir.

Dedy juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan waspada terhadap dampak buruk cuaca ekstrem.

Hindari aktivitas di luar rumah saat terjadi hujan lebat dan angin kencang, terutama di dekat pohon besar, baliho, atau bangunan yang rentan roboh.

Masyarakat yang tinggal di daerah rawan genangan dan banjir juga diminta untuk tetap waspada.

Jika terjadi kondisi darurat, segera laporkan ke BPBD atau pihak terkait agar bisa segera ditangani.

BPBD Kota Pangkalpinang telah membuka layanan aduan dan tanggap darurat yang bisa diakses 24 jam oleh masyarakat.

Warga yang mengalami atau melihat kejadian darurat akibat cuaca ekstrem dapat segera menghubungi call center BPBD di nomor 0811-7161-000.

"Kami siap bergerak cepat jika ada laporan dari masyarakat. Keselamatan warga adalah prioritas utama kami," ujar Dedy.

Lebih lanjut, pihaknya mengajak masyarakat untuk selalu memantau informasi resmi dari BMKG terkait perkembangan cuaca agar dapat mengantisipasi potensi bencana lebih dini.

"Jangan percaya berita hoaks atau informasi yang tidak jelas sumbernya. Pastikan hanya mengacu pada BMKG dan BPBD untuk mendapatkan data yang akurat," kata Dedy.

Peringatan dini

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved