Kamis, 11 Juni 2026

Kitab Manuskrip Kuno Bertuliskan Arab Melayu Berumur Ratusan Tahun Tersimpan di Lemari Suryan Masrin

Kitab kuno berisikan ajaran Islam yang ditulis tangan tersebut umumnya berupa salinan karena pada masa itu belum ada mesin cetak atau fotokopi. 

Tayang:
Editor: suhendri
Bangka Pos
Penikmat dan pemerhati manuskrip Arab Melayu Kuno, Suryan Masrin, menjelaskan beberapa koleksi pribadinya kepada tim Bangka Pos, beberapa waktu lalu. 

MENTOK, BABEL NEWS - Suryan Masrin, penikmat dan pemerhati manuskrip Arab Melayu kuno, menyimpan ratusan kitab manuskrip kuno bertuliskan Arab Melayu.

Hal ini berawal dari kekagumannya akan sejarah dan keindahan kitab tersebut.

Kitab manuskrip kuno bertuliskan Arab Melayu berumur ratusan tahun tersusun rapi di dalam lemari kaca di kediaman Suryan di Mentok, Kabupaten Bangka Barat.

Koleksi kitab manuskrip kuno ini di antaranya berisikan tentang ajaran agama Islam, seperti ilmu fikih, ilmu tauhid. Suryan menyebut, sebagian besar kitab tersebut merupakan karya dari ulama-ulama asli Pulau Bangka pada zaman dahulu.

"Karena memang orang dulu itu kalau mengajarkan agama Islam lebih fokus pada akidah, tauhid, dan ibadah. Yang lain itu hanya melengkapi saja," ujar Suryan, beberapa waktu lalu.

Ia menuturkan, beberapa koleksi kitab ajaran Islam itu pada umumnya ditulis tangan secara langsung.

Kitab kuno berisikan ajaran Islam yang ditulis tangan tersebut umumnya berupa salinan karena pada masa itu belum ada mesin cetak atau fotokopi. 

Satu-satunya cara untuk memperbanyak kitab-kitab tersebut kala itu harus dilakukan dengan menyalin dengan tangan secara langsung. 

"Kalau dulu tinta yang digunakan untuk menulis itu berwarna merah dan hitam. Warna merah untuk tulisan Arab dan hitam untuk arti dan keterangannya," tutur Suryan. (w4)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved