Kabar Pangkalpinang
Produksi Getas dan Kericu Menurun
Rumah produksi makanan khas Bangka, Snack 168 hanya memproduksi 10 ton stok getas dan kericu selama perayaan Idulfitri 2025.
PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Rumah produksi makanan khas Bangka, Snack 168 hanya memproduksi 10 ton stok getas dan kericu selama perayaan Idulfitri 2025.
Jumlah ini mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya yang mampu menembus lebih dari 20 ton.
Owner Snack 168 Ferry mengungkap, bahwa pihaknya telah memulai produksi sejak usai perayaan Imlek dan kini telah menghentikan proses produksi.
"Kita mulai produksi ini sejak habis Imlek dan sekarang sudah berhenti produksi," ujarnya, Kamis (27/3).
Menurut Ferry, penurunan jumlah produksi ini disebabkan oleh melemahnya daya beli masyarakat dalam beberapa tahun terakhir.
"Daya beli kita memang dari tahun kemarin agak slow, kemarin waktu Idulfitri biasanya kita bisa tembus di atas 20 ton dan kita punya reseller di daerah," katanya.
Meskipun jumlah produksi berkurang, produk getas dan kericu Snack 168 tetap didistribusikan ke reseller di luar daerah dan toko oleh-oleh.
Untuk harga, aneka getas yang ditawarkan memiliki variasi harga, mulai dari Rp80 ribu per kilogram hingga Rp180 ribu per kilogram, tergantung pada jenis ikan yang digunakan dalam proses pembuatan.
"Varian getas ini kita tawarkan ada empat jenis, pembedanya hanya di jenis ikan yang digunakan. Jadi ada getas super satu, dua, tiga dan empat. Tapi yang dominan dicari ini ada getas nomor tiga," jelas Ferry.
Meskipun menghadapi tantangan daya beli yang menurun, rumah produksi Snack 168 tetap optimistis dan berusaha menjaga kualitas produknya untuk memenuhi kebutuhan pelanggan setia di momen spesial Idulfitri ini.
"Kita tetap berkomitmen mengunakan resep seperti biasa dengan bahan baku pilihan," tuturnya. (t3)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/MENGEMAS-GETAS-Karyawan-dan-Owner-rumah-produksi.jpg)