Selasa, 21 April 2026

Jenazah Pria 81 Tahun Mengapung di Laut Bangka Selatan 

Penemuan jenazah pria berusia 81 tersebut pertama kali dilaporkan oleh Edi Sapirson (53), warga Desa Penutuk.

Editor: suhendri
Tribun Bali/Dwi S
Ilustrasi jenazah 

TUKAK SADAI, BANGKA POS - Jenazah Zainal Abidin (81), warga Desa Tanjung Sangkar, Kecamatan Lepar, ditemukan mengapung di perairan antara Desa Penutuk, Kecamatan Lepar, dan Desa Sadai, Kecamatan Tukak Sadai, Kabupaten Bangka Selatan, Kamis (3/4/2025) siang.

Saat ditemukan, jenazah hanya mengenakan celana dalam berwarna abu-abu gelap.

Kepala Satuan Polisi Air dan Udara Polres Bangka Selatan, Iptu Mulia Renaldi, mengatakan, penemuan jenazah pria berusia 81 tersebut pertama kali dilaporkan oleh Edi Sapirson (53), warga Desa Penutuk, yang berprofesi sebagai pengemudi ojek speed lidah. 

Penemuan jenazah bermula saat Edi Sapirson berangkat membawa penumpang dari Desa Penutuk menuju Desa Sadai menggunakan sarana transportasi laut, speed lidah, sekitar pukul 09.00 WIB.

Setelah mengantar penumpang ke Desa Sadai, Edi langsung pulang ke Desa Penutuk

“Tak berselang lama, sekitar 200 meter dari Pelabuhan Sadai, Edi Sapirson melihat sebuah benda mengapung di tengah laut. Ketika didekati ternyata benda itu merupakan sesosok mayat,” kata Mulia Renaldi kepada Bangka Pos.

Edi, lanjut dia, lantas melaporkan penemuan jenazah pria tersebut kepada anggota Satpolairud Polres Bangka Selatan.

Kemudian, jenazah dievakuasi oleh anggota Ditpolairud Polda Kepulauan Bangka Belitung yang sedang BKO di Pelabuhan Sadai bersama anggota TNI dan masyarakat.

“Evakuasi dilakukan menggunakan kapal speed lidah milik masyarakat setempat,” ujarnya.

Jenazah selanjutnya dibawa dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Junjung Besaoh guna dilakukan identifikasi.

“Korban sudah ditangani RSUD Junjung Besaoh dan sudah diserahkan kembali ke pihak keluarga,” kata Mulia Renaldi.

Tak ada tanda kekerasan 

Mulia Renaldi mengatakan, berdasarkan pemeriksaan medis yang dilakukan di RSUD Junjung Besaoh, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada jenazah Zainal Abidin.

Hanya terdapat luka lebam pada wajah dan leher jenazah.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan RSUD Junjung Besaoh, korban dinyatakan meninggal murni karena tenggelam,” ujarnya. 

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved