Senin, 27 April 2026

Berita Pangkalpinang

Stok Darah di PMI Kota Pangkalpinang Menipis

Masyarakat diharapkan turut mendermakan darahnya demi memenuhi tingginya permintaan darah.

Editor: suhendri
Bangka Pos/Andini Dwi Hasanah
STOK DARAH - Stok darah di Palang Merah Indonesia Kota Pangkalpinang, Senin (7/4/2025). Stok darah di PMI Kota Pangkalpinang menipis. Masyarakat diharapkan turut mendermakan darahnya demi memenuhi tingginya permintaan darah. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Stok darah di Palang Merah Indonesia Kota Pangkalpinang menipis.

Masyarakat diharapkan turut mendermakan darahnya demi memenuhi tingginya permintaan darah.

Hingga Senin (7/4/2025) sekitar pukul 16.00 WIB, stok darah kategori sito di PMI Kota Pangkalpinang tercatat 3 kantong untuk golongan darah A, 7 kantong golongan darah B, 3 kantong golongan darah O, dan hanya 1 kantong golongan darah AB.

Adapun stok darah reguler atau normal untuk semua golongan berada dalam kondisi kritis.

Kepala Bidang Pelayanan Donor Darah PMI Kota Pangkalpinang, Berliano Putra, mengatakan, pihaknya memiliki dua kategori stok darah, yakni stok normal dan stok sito.

Stok sito merupakan cadangan khusus yang hanya diberikan untuk pasien darurat, seperti pasien dengan kadar hemoglobin di bawah 5, pasien kecelakaan, operasi besar, atau kasus pendarahan hebat. 

“Namun, jumlah yang diberikan pun sangat terbatas. Stok sito itu tidak bisa kami berikan dalam jumlah banyak, minimal satu kantong per pasien. Karena itu memang khusus untuk kondisi gawat darurat," kata Berliano saat ditemui Bangka Pos di Unit Donor Darah PMI Kota Pangkalpinang, Senin (7/4/2025).

"Kalau untuk saat ini, stok kita menurun bukan karena setelah Lebaran, tetapi sudah sejak awal puasa sampai sekarang belum stabil. Bahkan, saat Ramadan lalu sempat ada golongan darah yang benar-benar kosong," ujarnya.

Menurut Berliano, tingginya permintaan menjadi salah satu penyebab utama menipisnya stok darah di PMI Kota Pangkalpinang.

Sejak awal tahun 2025, rata-rata permintaan darah mencapai 60-90 kantong per hari.

"Permintaan cukup tinggi sejak Januari, bahkan hingga 90 kantong per hari. Sulit sekali untuk memenuhi kebutuhan sebanyak itu tanpa adanya dukungan dari pendonor sukarela maupun keluarga pasien," ujar Berliano.

Ia pun mengajak masyarakat luas untuk menjadikan donor darah sebagai bagian dari gaya hidup sehat sekaligus bentuk solidaritas kemanusiaan.

"Kami sangat berharap masyarakat bisa ikut ambil bagian, karena satu kantong darah sangat berarti bagi nyawa seseorang," tuturnya. 

"Kami sangat berharap masyarakat yang sehat, cukup istirahat, dan merasa tubuhnya fit bisa datang dan mendonorkan darah. Darah tersebut nanti akan kami olah dan disaring sebelum bisa diberikan kepada pasien yang membutuhkan," kata Berliano.

Sebelum donor darah, setiap calon pendonor akan menjalani pemeriksaan awal, salah satunya adalah pengujian kadar hemoglobin (Hb).

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved