Kabar Belitung Timur

Kemenag Belitung Timur Kuatkan Bimbingan Manasik Haji

Sebanyak 19 calon jemaah haji dari Belitung Timur siap melaksanakan ibadah haji pada 8 Mei 2025. 

Editor: Rusaidah
Posbelitung.co/Yunita Karisma Putri
MANASIK HAJI - Sebanyak 19 calon jemaah haji sedang mengikuti bimbingan manasik haji di Kantor Kementerian Agama Belitung Timur, Selasa (15/4). 

MANGGAR, BABEL NEWS - Sebanyak 19 calon jemaah haji dari Belitung Timur siap melaksanakan ibadah haji pada 8 Mei 2025. 

Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Belitung Timur terus memaksimalkan persiapan keberangkatan 19 calon jemaah haji dengan kegiatan bimbingan manasik haji tahun 1446 Hijriah atau 2025.

Kepala Kantor Kementerian Agama Belitung Timur Suparhun menyampaikan, Kemenag Beltim telah mengagendakan bmbingan manasik sebanyak 10 kali untuk para calon jemaah haji yang dimulai tanggal 11 - 21 April 2025.

"Sebenarnya bimbingan manasik haji dilaksanakan 10 kali, diantaranya 8 kali di masing-masing kecamatan dan 2 kali di Kantor Kemenag Kabupaten. Namun karena jumlah calon jemaah haji tahun ini hanya 19 orang, yang mana tidak memenuhi syarat untuk dilaksanakan di tiap kecamatan. Sehingga 10 kali bimbingan manasik haji tersebut dilaksanakan langsung di kantor Kemenag Beltim, namun untuk 8 kali bimbingan akan langsung dipandu oleh panitia dari tiap kecamatan," ujar Suparhun kepada posbelitung.co, Selasa (15/4).

Pentingnya bimbingan manasik haji ini, untuk memaksimalkan persiapan keberangkatan 19 calon jemaah haji, baik secara mental, fisik dan spiritual supaya calon jemaah haji bisa melaksanakan ibadah haji dengan khusyuk di Tanah Suci nanti.

Suparhun selalu menekankan kepada seluruh calon jemaah haji untuk memanfaatkan dan memaksimalkan bimbingan manasik haji ini dengan baik dan tidak sungkan bertanya-tanya apakah terdapat hal yang masih dibingungkan.

"Saya menekankan kepada semua calon jemaah haji untuk memanfaatkan waktu bimbingan manasik ini dengan baik. Jika ada hal yang membingungkan saya selalu tekankan untuk jangan sungkan tanya, tanya dan tanya. Karena jika sudah siap fisik baik, mental siap dan spiritual, psikologis baik saya yakin bisa melaksanakan haji dengan khusyuk," Suparhun.

Suparhun juga berpesan kepada seluruh calon jemaah haji untuk selalu menjaga kesehatan baik kesehatan fisik dan psikologis.

"Saya selalu berpesan jangan terbebani oleh hafalan bahasa Arab, karena banyak yang lansia. Kami khawatir dan jangan sampai adanya beban psikologis yang berpengaruh nanti pada kesehatan fisik sehingga saya selalu tekankan untuk menjaga kesehatan kepada jemaah baik itu dari makanan dan gerakan jalan," tutup Suparhun. (y1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved