Rabu, 22 April 2026

Kabar Belitung

Suara Tiga Kartini dari Gedung Wakil Rakyat DPRD Belitung

Dalam semangat Hari Kartini yang terus hidup dari generasi ke generasi, tiga perempuan di DPRD Belitung menjelma menjadi sosok Kartini masa kini.

Editor: Rusaidah
Istimewa/Dok. Pos Belitung
KARTINI MASA KINI - Tiga anggota DPRD Belitung perempuan yakni Vina Cristyn Ferani, Yola Junita dan Ferliza saat berbincang dengan Host Dialog Ruang Kita Pos Belitung Disa Aryandi. 

Namun ia memilih untuk menguatkan mental dan tetap fokus pada apa yang ingin diperjuangkan.

"Kalau sudah terjun, jangan setengah-setengah. Kita harus belajar dari orang-orang yang lebih dulu berpengalaman, banyak bergaul, dan menyerap ilmu. Karena perjuangan kita hari ini juga bentuk lanjutan dari semangat Kartini," kata Wakil Ketua Komisi III DPRD Belitung ini.

Sementara itu, Ferliza datang dari jalur yang lebih sunyi namun tak kalah bermakna.

Seorang ibu rumah tangga yang selama ini aktif di masyarakat dan Posyandu, Ferliza memutuskan terjun ke dunia politik karena ingin menyuarakan suara-suara yang selama ini jarang terdengar.

"Sebagai ibu rumah tangga, saya tahu betul bagaimana realita ekonomi, kebutuhan anak, dan keseharian perempuan di rumah. Dari situ saya merasa, suara perempuan juga harus ada dalam pengambilan keputusan," katanya.

Didukung suami, keluarga, dan lingkungannya, Ferliza mantap mencalonkan diri dan akhirnya lolos ke DPRD.

Kini, sebagai Sekretaris Komisi II, ia terus membawa semangat perjuangan perempuan.

Ia mengutip Soe Hok Gie, 'Perempuan akan selalu di bawah laki-laki kalau yang diurusi hanya baju dan kecantikan'.

Menurutnya, perempuan perlu lebih dari sekadar tampil, mereka harus berani memutuskan dan memimpin.

"Mungkin masih ada yang merasa tabu dipimpin perempuan. Tapi itu tantangan yang harus kita hadapi. Jangan takut," ucapnya.

Tiga perempuan ini, Vina, Yola, dan Ferliza berdiri di panggung politik Belitung bukan hanya sebagai representasi gender, tapi sebagai simbol semangat perjuangan, seperti yang dulu ditanamkan Kartini.

Mereka menunjukkan bahwa ruang politik bukan hanya milik kaum laki-laki, dan bahwa dari latar belakang apapun, perempuan bisa hadir membawa perubahan.

Saksikan selengkapnya bincang dengan di Dialog Ruang Kita Pos Belitung bertajuk Suara Kartini di Pulau Timah melalui Facebook dan YouTube Pos Belitung. (del)

Sumber: Bangka Pos
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved