Senin, 20 April 2026

Berita Kriminal

IRT Jadi Korban Jambret saat Jemput Anak

Seorang Warga Kelurahan Kacang Pedang, Kecamatan Gerunggang, Kota Pangkalpinang, diduga menjadi korban jambret di daerah Bukit Merapin.

Ist Humas Polresta
JAMBRET -- Kondisi kendaraan korban diduga menjadi korban jambret, di daerah Bukit Merapin, Kecamatan Gerunggang, Kota Pangkalpinang, Minggu (11/5/2025). 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Seorang Warga Kelurahan Kacang Pedang, Kecamatan Gerunggang, Kota Pangkalpinang, diduga menjadi korban jambret di daerah Bukit Merapin, Minggu (11/5) sekitar pukul 16.30 WIB. Korban bernama Ernawarti (38) sebelum kejadian hendak menjemput anaknya, di daerah Jalan Mentok Kampung Keramat Kota Pangkalpinang.

Namun, dikarenakan anaknya belum memberikan kabar untuk dijemput di rumahnya temannya, korban bersama anaknya terlebih dahulu jalan-jalan di daerah Gandaria 2. Akan tetapi, ketika berada di kawasan Bukit Merapin, Kecamatan Gerunggang Kota Pangkalpinang, korban dipepet seorang laki-laki yang tidak dikenal dari arah kanan korban dengan menggunakan sepeda motor merk Yamaha Nmax berwarna Merah.

Pelaku jambret langsung mengambil handphone dan dompet korban, yang diletakkan didasbor depan sebelah kanan. Mengetahui handphone dan dompetnya dicuri oleh pelaku, korban sempat mengejar pelaku sambil menekan klakson hingga kurang lebih 100 meter. Namun, korban hilang kendali dan terjatuh hingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Akibat kejadian terjadian tersebut korban melaporkan kejadian ini ke Polresta Pangkalpinang. Korban mengalami kerugian materil senilai Rp3 juta dalam kejadian ini.

Kasat Reskrim Polresta Pangkalpinang, AKP Muhammad Riza Rahman membenarkan adanya peristiwa ini. Pihaknya pun tengah melakukan penyelidikan atau melakukan pengejaran terhadap diduga pelaku jambret.

"Kita ada dapat laporan dari korban, saat ini anggota sedang melakukan lidik terhadap pelaku dan semoga cepat ditangkap karena kejadian ini meresahkan masyarakat khususnya Kota Pangkalpinang dan sekitarnya," kata Muhammad Riza Rahman, Senin (12/5).

Dirinya pun mengimbau kepada seluruh masyarakat supaya tetap waspada dan hati-hati selalu ketika melakukan perjalanan ataupun keluar rumah. "Kami minta masyarakat tetap waspada dan hati-hati selalu, ada yang meresahkan segera lapor ke pihak berwajib dan jangan sampai kejadian seperti ini meresahkan masyarakat ataupun mengganggu masyarakat," tegasnya. (v1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved