Minggu, 3 Mei 2026

Berita Bangka Barat

Belum Ada Keluhan SPMB, Pemkab Bangka Barat Pantau Penerimaan Siswa SD-SMP

Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bangka Barat memastikan, belum ada keluhan dari masyarakat selama pembukaan SPMB.

Tayang:
Bangkapos.com/Riki Pratama
Plt Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora) Bangka Barat, Henky Wibawa. 

MENTOK, BABEL NEWS - Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bangka Barat memastikan, belum ada keluhan dari masyarakat selama pembukaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di wilayahnya. Hal ini disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Bangka Barat, Henky Wibawa, Rabu (11/6).

Diakui Henky Wibawa, proses SPMB sejauh ini berjalan lancar. Pihaknya belum menerima laporan adanya keluhan dari orang tua murid. 

Dirinya meminta, sejumlah sekolah terutama jenjang SD-SMP ikut mengawal proses pendaftaran, terutama pendaftaran murid baru. "Ya harapan kita semuanya bisa menampung ataupun kalau misalkan ada kendala, kita akan sampaikan ke tingkat yang lebih tinggi. Baik ke Balai Penjamin Mutu Pendidikan, maupun ke tingkat pusat," jelas Henky Wibawa.

Ia menjelaskan, SPMB telah dilakukan sejak 26 Mei hingga 20 Juni 2025. Pelaksanaan mekanisme pendaftaran dilakukan secara dalam jaringan atau daring melalui link https://pmb.bangkabaratkab.go.id.

"Jadi nanti kita akan melihat pendaftarannya berdasarkan kriteria apa. Yang pertama  domisili, kemudian pakai jalur afirmasi untuk siswa kurang mampu ataupun yang disabilitas, kemudian jalur perpindahan tugas mutasi orang tua," katanya.

Sedangkan jalur pendaftaran murid baru di tingkat SMP, selain domisili, afirmasi dan mutasi, ditambah dengan jalur prestasi. Menurut Henky Wibawa, proses pendaftaran terutama di SD, mempertimbangkan domisili atau letak rumah tinggal siswa yang bersangkutan dari sekolah serta faktor usia. 

Ia berharap, semua anak-anak di Bangka Barat, harus dapat ditampung di sekolah yang ada di Bangka Barat. "Karena pemerintah berupaya menyelenggarakan pendidikan ini secara merata di semua sekolah itu dengan kualitas yang sama. Jadi tidak ada istilahnya sekolah favorit, itu yang kita minta ke orang tua untuk bisa memahami itu," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Bangka Barat, Henky Wibawa mengakui, di awal pendaftaran sempat terjadi hambatan di sistem pendaftaran online karena banyaknya yang mendaftar. "Untuk online maklumlah, proses pendaftaran servernya satu pintu, dengan ribuan akses. Itu sambil bertahap kita perbaiki dan layani," kata Henky Wibawa, Selasa (10/6).

Ia memastikan, seleksi penerimaan murid baru, bakal terus berjalan dan pihaknya bakal memberikan sejumlah alternatif. Sehingga semua anak-anak usia sekolah di Bangka Barat dapat bersekolah. "Nanti tetap akan ada proses seleksi akan diberikan alternatif semuanya bisa tertampung, tidak ada yang tidak sekolah," katanya.

Diketahui kuota atau daya tampung penerimaan murid baru jenjang pendidikan dasar (SD-SMP) di Kabupaten Bangka Barat tahun pelajaran 2025/2026 telah disediakan. Jumlahnya untuk SD, sebanyak 5.074 siswa dengan 179 rombel, jenjang SMP sebanyak 3.428 siswa dengan 105 rombel.

"Jadi proses sudah dimulai, semua masyarakat bisa melakukan pendaftaran secara online, terkait pendaftaran di beberapa sekolah, katakanlah melebihi dari daya tampung, itu sah saja terjadi. Tetapi semua proses akan berjalan dan diseleksi sesuai ketentuan," jelasnya.

Dirinya menambahkan, untuk masyarakat yang kesulitan, dapat melakukan pengaduan/melaporkan pelanggaran dalam pelaksanaan PMB ke posko pengaduan di kantor Dinas Pendidikan Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bangka Barat atau melalui layanan pengaduan dengan nomor HP 082269031169 atau melalui alamat email dikpora@ymail.com. (riu)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved