Berita Bangka Barat
Kawasan Simpang Garasi Parittiga Diusulkan Dibangun Kolong Retensi
Sejumlah titik di Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat kerap menjadi lokasi genangan air hingga menyebabkan banjir.
PARITTIGA, BABEL NEWS - Sejumlah titik di Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat kerap menjadi lokasi genangan air hingga menyebabkan banjir. Kondisi ini terjadi secara berlarut-larut dari tahun ke tahun, terutama ketika curah hujan tinggi. Salah satunya seperti di kawasan yang sering disebut Simpang Garasi Parittiga.
"Untuk masalah banjir, di wilayah Parittiga ini memang langganan banjir, hampir setiap tahun mengalami banjir di beberapa titik," kata Camat Parittiga, Adhian Zulhajjany Elpurba, Minggu (10/5).
Ia menyebut, Bupati Bangka Barat memfokuskan persoalan penanganan banjir di kawasan Parittiga tersebut dan telah dilakukan pembahasan secara masif. Salah satunya dengan cara mengajukan ke pemerintah pusat untuk dibangun kolong (kolam) retensi atau kantong-kantong air untuk menampung debit air yang tumpah ke jalan.
"Upaya lainnya, dari pemerintah daerah juga berkoordinasi dengan BWS (Balai Wilayah Sungai-red) untuk penggalian sungai-sungai yang ada di Parittiga," jelasnya.
Kemudian, kawasan Simpang Garasi Parittiga yang menjadi salah satu titik rawan banjir yang di dekat kawasan tersebut terdapat lahan aset PT Timah Tbk. "Jadi kita juga Insya Allah akan berkolaborasi dengan PT Timah. Kita akan mengajukan untuk pembuatan kolong retensi," ungkapnya.
Lahan aset PT Timah Tbk yang diusulkan jadi kolong retensi tersebut berada di pusat kota Kecamatan Parittiga. Oleh karena itu, diakuinya, konsep kolong retensi tersebut diusulkan akan memiliki taman kota. "Karena letaknya di pusat kota, konsep kolong retensinya yang ada taman kotanya," ujarnya.
Jika usulan tersebut terpenuhi, maka diharapkan dapat memenuhi permasalahan-permasalahan banjir yang ada di Parittiga.
Adhian Zulhajjany menyebut kondisi banjir di kawasan Simpang Garasi Parittiga tersebut beberapa kali tergolong parah. "Kita pernah di akhir tahun 2024 akhir atau 2025 awal sempat terjadi banjir yang cukup parah, sampai sepinggang untuk di wilayah situ, di titik tersebut," jelasnya. (u2)
| Polres Bangka Barat Setop Tambang Ilegal di Perairan Tembelok dan Keranggan, 19 Penambang Diamankan |
|
|---|
| Realisasi Pendapatan Asli Daerah Bangka Barat Tembus Rp38,1 Miliar |
|
|---|
| Andri Kembali Jabat Ketua PPP Bangka Barat |
|
|---|
| OJK Babel Jajaki Potensi Kerja Sama ke Pemkab Bangka Barat |
|
|---|
| Lima Tersangka Penyelundupan Timah Ajukan Praperadilan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/BANJIR-SIMPANG-GARASI.jpg)