Berita Bangka Barat
Aktifkan Pelabuhan Tanjung Ular Mentok, Markus Siapkan BUMD
Bupati Bangka Barat, Markus ingin mewujudkan visi dan misinya terkait kawasan industri di Kabupaten Bangka Barat.
MENTOK, BABEL NEWS - Bupati Bangka Barat, Markus ingin mewujudkan visi dan misinya terkait kawasan industri di Kabupaten Bangka Barat. Dirinya bahkan bersama Forkopimda Bangka Barat, telah membahas potensi pendapatan asli daerah (PAD) dari kawasan industri Pelabuhan Tanjung Ular yang berada di Desa Air Putih, Kecamatan Mentok.
"Pemerintah Bangka Barat tinggal menunggu persetujuan dari pihak kompeten, untuk membuat BUMD, yang bergerak di bidang pelabuhan dan air," kata Markus, Sabtu (2/8).
Menurut Markus, Pelabuhan Tanjung Ular menjadi potensi besar yang sangat signifikan bila dikelola dengan baik oleh BUMD nantinya. "Intinya ada berbagai sektor yang bisa meningkatkan PAD, salah satunya melalui pajak bumi dan bangunan. Ini menjadi fokus Pemerintah Bangka Barat, semoga proses ini dapat berjalan dengan baik," ujarnya.
Dirinya ingin mempercepat pembangunan kawasan Tanjung Ular, dengan mengajukan perubahan status lahan ke pemerintah pusat. "Tantangan kita salah satunya masalah lahan, makanya kita akan mengkaji lahan kawasan Tanjung Ular," jelasnya.
Pihaknya bakal mengajukan ke pusat, terkait perubahan status untuk diberikan kepada Pemkab Bangka Barat. Sehingga dapat dimanfaatkan sebagai kawasan industri nantinya.
Diakui Markus, pembangunan kawasan industri akan banyak mendatangkan investor, yang akan menciptakan lapangan pekerjaan untuk masyarakat di wilayahnya. "Banyak investor yang telah melirik, seperti investor daerah Morowali, ada perusahaan industri, dan juga dari Bangka Barat. Selain itu kita akan membuka kawasan industri di kecamatan lain lagi. Kita tidak mungkin mengandalkan satu daerah saja, kita harus mencari solusi lain juga," katanya.
Sementara, untuk pengembangan di Pelabuhan Mentok, Kecamatan Mentok, dikatakan Markus, bakal dijadikan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) nantinya. Diketahui, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat memang berencana mengaktifkan kembali Pelabuhan Mentok sebagai Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) guna menghidupkan perekonomian dan menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Sebelumnya, Wakil Bupati Bangka Barat, Yus Derahman, telah mengunjungi Pelabuhan Mentok, pada Selasa (22/7). Yus Derahman melihat aktivitas Pelabuhan Mentok dan kendala yang terjadi di pelabuhan, seperti pendangkalan akibat banyaknya lumpur di sekitar pelabuhan, fasilitas pelabuhan dan persoalan lainnya.
"Jadi tadi ke Pelabuhan Mentok, melihat kondisinya. Pelabuhan itu nanti untuk tempat Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI)," kata Yus Derahman.
Ia menyebutkan, sudah dilakukan kerja sama atau MoU dengan PT Pelindo terkait pemanfaatan Pelabuhan Mentok. Agar nantinya pelabuhan kembali berfungsi secara maksimal sehingga menambah pendapatan asli daerah (PAD).
"Kita sudah MoU melalui surat perjanjian, untuk langkah selanjutnya banyak direncanakan ke depan. Tinggal bagaimana koordinasi dengan sejumlah instansi terkait, terutama untuk mengatasi keluar masuk kapal, karena pelabuhan yang dangkal. Apa nanti, dilakukan penggalian," katanya.
Anggota DPRD Bangka Barat, Eddy Arif mendukung terkait upaya Pemkab Bangka Barat, mengaktifkan kembali Pelabuhan Mentok, sehingga dapat menghidupkan aktivitas perekonomian. "Itu berdasarkan permintaan kita, agar Pelabuhan Mentok, kembali diaktifkan," kata Eddy Arif.
Menurut Eddy Arif, Pelabuhan Mentok merupakan pelabuhan penghasil sumber pendapatan asli daerah (PAD) dan meningkatkan aktivitas perekonomian di Mentok, yang dulunya ramai sekarang menjadi sepi sunyi.
"Kami menyampaikan ke pemerintah daerah, untuk memperhatian eks pelabuhan lama, berada di Pasar Mentok, sekarang tidak aktif lagi bongkar muat barang kapal. Dulunya banyak aktivitas dari kapal fery, kapal kayu pembawa sembako dan semuanya ada di situ," ujarnya. (riu)
| Kebutuhan Hewan Kurban di Bangka Barat Diprediksi Naik 5-10 Persen |
|
|---|
| Setahun Kepemimpinan, Bangka Barat Terbaik Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah |
|
|---|
| Puluhan Rumah di Parittiga Bakal Dibangun Jamban Gratis |
|
|---|
| Kawasan Simpang Garasi Parittiga Diusulkan Dibangun Kolong Retensi |
|
|---|
| Polres Bangka Barat Setop Tambang Ilegal di Perairan Tembelok dan Keranggan, 19 Penambang Diamankan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20250731-Bupati-Bangka-Barat-Markus123.jpg)