Kamis, 7 Mei 2026

Inflasi Bulanan Belitung Timur 1,04 Persen, Sektor Pangan Jadi Penyumbang Utama 

Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi kelompok utama penyumbang inflasi sebesar 1,00 persen. 

Tayang:
Editor: suhendri
Dokumentasi BPS Belitung Timur
BERITA RESMI STATISTIK - Suasana rilis Berita Resmi Statistik (BRS) perkembangan indeks harga konsumen atau inflasi bulan Juli 2025 Kabupaten Belitung Timur di ruang rapat BPS Belitung Timur, Jumat (1/8/2025). 

MANGGAR, BABEL NEWS - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Belitung Timur mencatat Beltim mengalami inflasi sebesar 1,04 persen secara bulanan (month to month) pada Juli 2025.

Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi kelompok utama penyumbang inflasi sebesar 1,00 persen. 

Kepala BPS Beltim Dwi Widiyanto mengungkapkan, komoditas penyumbang inflasi terbesar berasal dari sektor pangan, khususnya daging ayam ras, ikan kerisi, dan cumi-cumi. 

"Ikan kerisi di bulan lalu yaitu Juni mengalami inflasi. Terus bulan Juli juga mengalami inflasi, sebesar 0,16 persen," kata Dwi dalam rilis Berita Resmi Statistik (BRS), Jumat (1/8/2025).

Dwi menyebutkan, kenaikan harga ikan kerisi terjadi karena nelayan sulit mencari ikan lantaran gelombang tinggi dan angin kencang.

"BMKG memperkirakan gelombang laut di perairan Belitung bagian timur ini berpotensi mengalami ketinggian dan kondisi angin yang kencang membuat nelayan sulit melaut. Hal itu menjadi penyebab ikan kerisi mengalami kenaikan harga di beberapa bulan terakhir," tuturnya.

“Lalu untuk yang mengalami deflasi di bulan Juli 2025 ini ada dari ikan bulat, sawi hijau, dan minyak goreng. Untuk komoditas penyumbang utama inflasi (year on year) ada datang dari emas perhiasan, akademi/perguruan tinggi, dan beras," ujar  Dwi. (y1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved