Berita Bangka Barat

Pemuda Desa Air Kuang Tewas Dianiaya

Kepolisian Resor Bangka Barat dan Polsek Jebus membekuk MA alias K (18), di kediamannya di Desa Cupat, Kecamatan Parittiga, Kamis (28/8) pagi.

Istimewa/ Polsek Jebus
DITANGKAP--Jajaran Polres Bangka Barat berhasil mengungkap kasus penganiayaan berat yang menyebabkan kematian seorang pemuda bernama Anton (25) warga Dusun Bangun Jaya, Desa Air Kuang, Kecamatan Jebus, Kabupaten Bangka Barat, foto diambil Kamis (28/8/2025). 

JEBUS, BABEL NEWS - Kepolisian Resor Bangka Barat dan Polsek Jebus membekuk MA alias K (18), di kediamannya di Desa Cupat, Kecamatan Parittiga, Kamis (28/8) pagi. Pria ini diamankan setelah diduga sebagai pelaku utama penganiayaan berat yang menyebabkan kematian seorang pemuda bernama Anton (25) warga Dusun Bangun Jaya, Desa Air Kuang, Kecamatan Jebus, pada Kamis dini hari.

PS Kasi Humas Polres Bangka Barat, Iptu Yos Sudarso menjelaskan, peristiwa ini terjadi di Simpang 3 Telkom, dekat lampu merah Desa Puput, Kecamatan Parittiga. "Penangkapan dilakukan oleh anggota Unit Reskrim Polsek Jebus setelah melakukan serangkaian penyelidikan dan mendapatkan informasi keberadaan pelaku. Pelaku telah diamankan di Polsek Jebus," kata Yos Sudarso.

Ia menambahkan, motif dari kejadian tersebut, masih dilakukan pendalaman dan pemeriksaan oleh pihak kepolisian. "Kita masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku dan saksi-saksi dalam peristiwa tersebut," jelasnya.

Diakuinya, dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa satu bilah senjata tajam jenis pisau bergagang kayu dan satu buah sarung pisau berbahan kayu.

Diketahui sebelumnya, seorang pemuda bernama Anton ditemukan dalam kondisi terkapar di Simpang 3 Telkom, dekat lampu merah Desa Puput. Berdasarkan informasi, korban pertama kali diketahui oleh seorang saksi yang kemudian menghubungi keluarga korban. Karena korban ditemukan dalam keadaan terbaring di area Taman Desa Puput. 

Korban kemudian segera dilarikan ke Rumah Sakit PT Timah, namun nyawanya tidak tertolong. Atas kejadian tragis itu, keluarga korban melaporkan peristiwa ke Polsek Jebus. 

Kepala Desa Puput, Kecamatan Parittiga, Li Ley Zhon, belum mengetahui pasti kejadian itu. Namun diakuinya, lokasi tersebut sering menjadi lokasi tongkrongan para pemuda. "Tempat nongkrongnya pemuda-pemuda. Kebanyakan dan sering, warga pemuda-pemuda luar desa yang kumpul duduk di sana," kata Li Ley Zhon. (riu)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved