Berita Bangka Tengah
10 Calon PPPK Paruh Waktu di Bangka Tengah Mengundurkan Diri
Sebanyak 10 calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) paruh waktu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah mengundurkan diri.
KOBA, BABEL NEWS - Sebanyak 10 calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) paruh waktu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah mengundurkan diri. Hal itu disampaikan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kabupaten Bangka Tengah, Cherlini saat dihubungi, Rabu (24/9).
Menurut Cherlini, pengunduran diri para calon PPPK paruh waktu itu diketahui usai ditutupnya proses pemberkasan dengan pengisian daftar riwayat hidup (DRH) pada Senin (22/9). "Ada sekitar 10 orang yang mengundurkan diri. Mereka tetap mengisi DRH (daftar riwayat hidup) tapi (statusnya) mengundurkan diri," ujar Cherlini.
Ia menjelaskan, dalam proses pengisian DRH memang terdapat kolom yang menyatakan kesedian para tenaga non-ASN itu untuk berubah status menjadi PPPK paruh waktu. "(Memang) ada di aplikasinya pilihan mengundurkan diri," tambahnya.
Cherlini menyebutkan, usai ditutupnya masa pemberkasan tersebut saat ini proses berlanjut pada pengajuan nomor induk (NI) PPPK paruh waktu. "Sekarang (masuk) jadwal pengajuan NI PPPK paruh waktu," jelasnya.
Sebelumnya diketahui, Pemkab Bangka Tengah telah mengumumkan alokasi terkait kebutuhan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) paruh waktu pada beberapa waktu lalu. Sesuai dengan Surat Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 13462/B-SI.01.01/SD/K/2025 tanggal 6 September 2025, jumlah alokasi pengadaan PPPK paruh waktu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah sebanyak 1.311 orang.
Rinciannya, sebanyak 1.127 peserta berasal dari pegawai non-ASN yang terdaftar pada pangkalan data BKN. Sementara 184 peserta lainnya berasal dari pegawai non-ASN yang tidak terdaftar pada pangkalan data BKN.
Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman menyebutkan, pengalihan status menjadi PPPK paruh waktu tersebut merupakan tindak lanjut dari ketentuan Badan Kepegawaian Negara. "Saya ingin sampaikan ya, saya yakin teman-teman yang nanti disebut PPPK paruh waktu ini merupakan orang-orang yang sudah banyak berbuat untuk Bangka Tengah. Jadi, saya selaku bupati juga berusaha juga memberikan yang terbaik, paling tidak saya berusaha tidak mengurangi yang sudah ada sebelumnya," ujar Algafry Rahman. (w4)
| Deteksi Dini Potensi Penyakit, Ketua TP PKK Bangka Tengah Ajak Perempuan Aktif Skrining Kesehatan |
|
|---|
| Ratusan Siswa SD Berlomba di FLS3N Kecamatan Koba |
|
|---|
| Bangka Tengah Usul Arung Dalam dan Celuak Jadi Desa Sadar HAM |
|
|---|
| BPOM Awasi Pelaksanaan MBG di Bangka Tengah |
|
|---|
| Bangka Tengah Jadi Lokus Advokasi Terpadu 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20210504-cherlini.jpg)