Rabu, 29 April 2026

Berita Bangka Selatan

Ajak Masyarakat Manfaatkan Program MBG, Pemkab Bangka Selatan Kembangkan Desa Tematik

Pemkab Bangka Selatan mengajak seluruh kepala desa maupun lurah ikut berkontribusi dan mensukseskan program makan bergizi gratis alias MBG.

Tayang:
Bangkapos.com/Cepi Marlianto
Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi. 

TOBOALI, BABEL NEWS - Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan mengajak seluruh kepala desa maupun lurah ikut berkontribusi dan mensukseskan program makan bergizi gratis alias MBG. Caranya melalui pembuatan desa maupun kelurahan tematik. Dengan demikian setiap desa bisa menjadi pemasok bahan pangan sekaligus motor penggerak perekonomian desa dan ketahanan pangan nasional.

Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi mengatakan, pemerintah daerah mulai melakukan pemetaan desa tematik. Lewat program desa tematik targetnya dapat mengembangkan potensi lokal yang dimiliki setiap wilayah. 

Langkah ini untuk memenuhi kebutuhan pangan program MBG dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui program-program disediakan oleh pemerintah. "Saya sudah minta kepada teman-teman, ayo kita petakan dan kita buat desa tematiknya," kata Debby Vita Dewi, Senin (29/9).

Debby Vita Dewi mengungkapkan desa tematik merupakan desa yang mengembangkan dan fokus pada satu tema atau potensi unggulan unik. Seperti pertanian, pariwisata, kerajinan atau budaya dengan tujuan untuk menciptakan identitas yang kuat. Desa tematik bisa dibangun berdasarkan keunggulan yang dimiliki masing-masing desa. Baik dari sumber daya alam, keahlian masyarakat maupun kondisi sosial-ekonomi. 

"Misalnya seperti di Desa Nangka sekarang sudah mengembangkan ayam petelur. Artinya, dalam waktu dekat pemenuhan telur tidak perlu lagi mengambil dari Palembang dan Pangkalpinang," jelasnya.

Menurutnya, apabila desa tematik dapat dikelola dengan maksimal dapat menggerakkan perekonomian lokal. Pasalnya, terdapat 58.181 orang akan menjadi penerima manfaat program MBG. "MBG juga akan tetap dilaksanakan pada saat bulan puasa dalam bentuk bingkisan yang akan dinikmati saat berbuka," sebutnya.

Diakuinya, pemerintah pusat telah membangun tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG di tiga kecamatan di Kabupaten Bangka Selatan. Yakni di Kecamatan Toboali yang nantinya akan menaungi sasaran program MBG hingga Kecamatan Tukak Sadai. Lalu, di Kecamatan Airgegas  bakal melayani program MBG sampai Kecamatan Pulau Besar. Terakhir di Kecamatan Payung untuk memfasilitasi program MBG hingga Kecamatan Simpang Rimba.

"Kita terus dorong supaya MBG di Kabupaten Bangka Selatan cepat terlaksana. Sehingga perputarannya ada di dalam daerah dan kebutuhan pokok tidak lagi mengambil dari luar daerah," pungkas Debby Vita Dewi(u1)

Siagakan 15 Kelompok
PEMERINTAH Kabupaten Bangka Selatan memastikan ketersediaan bahan pokok di daerah itu mencukupi untuk mendukung program makan bergizi gratis alias MBG. Tidak hanya itu, pemerintah daerah turut menyiagakan kelompok pekarangan pangan bergizi dalam mendongkrak produksi cabai hingga sayur-mayur. Dengan begitu petani lokal bisa terdampak dari sisi ekonomi untuk penerapan program MBG.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Bangka Selatan, Luhung Amin Firdaus mengungkapkan, pihaknya telah mematangkan jumlah kebutuhan bahan pokok dalam menyambut program MBG. Pasalnya, jumlah kebutuhan bahan pokok untuk program MBG dinilai cukup banyak. Dalam sehari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG harus menyiapkan sebanyak 58.181 porsi makanan untuk penerima manfaat. "Memang untuk MBG kebutuhan bahan pokok akan jauh lebih banyak," kata Luhung Amin Firdaus, Senin (29/9).

Menurutnya, secara perhitungan produksi padi di Kabupaten Bangka Selatan telah mampu memenuhi 90 persen kebutuhan pangan lokal program MBG. Guna mencukupi kebutuhan hingga 100 persen pemerintah daerah terus mengejar pada masa tanam III atau indeks pertanaman (IP) 300.

"Ke depan memang perlu peningkatan luas sejumlah sawah. Targetnya pada MT III bisa terpenuhi untuk program MBG maupun untuk kebutuhan pangan di Kabupaten Bangka Selatan," jelas Luhung Amin Firdaus.

Pihaknya juga telah menyiapkan 15 kelompok penerima program bantuan Pekarangan Pangan Bergizi. Kelompok tersebut nantinya akan diinstruksikan agar dapat menanam berbagai jenis tanaman pangan seperti sayuran, rempah-rempah dan polong-polongan. "Beberapa waktu lalu sudah kita lakukan bimbingan teknis (Bimtek-Red) untuk setiap kelompok. Untuk pertanaman mungkin akan dilakukan pada bulan Oktober 2025 ini," ucapnya. (u1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved