Berita Bangka Selatan
Pemkab Bangka Selatan Optimalkan Posyandu dan Pustu
Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, terus mengoptimalkan peran ketertiban Puskesmas pembantu (Pustu) maupun pos pelayanan terpadu (Posyandu).
TOBOALI, BABEL NEWS - Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, terus mengoptimalkan peran ketertiban Puskesmas pembantu (Pustu) maupun pos pelayanan terpadu (Posyandu) dalam pencegahan stunting atau gangguan pertumbuhan pada anak.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Bangka Selatan, dr Agus Pranawa mengatakan, pihaknya telah melakukan advokasi dan koordinasi kelompok kerja operasional posyandu dalam pengelolaan pustu dan posyandu menjadi transformasi layanan primer. Targetnya posyandu bisa berjalan optimal sesuai dengan transformasi layanan primer.
"Jadi pelayanan di Posyandu ini erat kaitannya dengan stunting. Ketika tingkat imunisasi masih rendah, maka angka stuntingnya akan naik," kata Agus Pranawa, Kamis (2/10).
Agus Pranawa mengungkapkan, penguatan program Posyandu agar dapat memberikan layanan kesehatan terintegrasi untuk semua siklus hidup. Mulai dari bayi, balita, remaja, dewasa hingga lanjut usia (Lansia) di tingkat desa maupun kelurahan. "Karena Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan primer yang lebih efektif dan efisien," ujar Agus Pranawa.
Menurutnya, keaktifan posyandu selama ini belum optimal dengan persentase 70-80 persen per tahun. Khusus tiga kelurahan di Kecamatan Toboali target imunisasi masih di bawah rata-rata target nasional. Masyarakat masih berpandangan posyandu hanya berkaitan dengan imunisasi.
Padahal pelayanan Posyandu mencakup pemantauan tumbuh kembang balita, penimbangan berat badan, pemeriksaan kesehatan ibu hamil dan menyusui, layanan keluarga berencana (KB) serta upaya perbaikan gizi.
"Masalah ini menjadi pekerjaan rumah bagi kita semuanya terutama. Jangan sampai nanti di posyandu yang ada kelurahan itu kunjungan anak balitanya ini masih rendah," sebutnya.
Agus Pranawa berharap, melalui posyandu aktif mampu tercapai pembangunan kesehatan yang optimal. Dirinya mengajak semua pihak bersama-sama menyukseskan gerakan posyandu aktif.
"Dengan dukungan semua pihak, kita yakin dapat mewujudkan masyarakat yang lebih sehat, sejahtera dan berdaya," katanya. (u1)
| Dorong Layanan Terpadu hingga Desa, Pemkab Bangka Selatan Maksimalkan 122 Posyandu |
|
|---|
| Hari Keempat Pencarian Warga Hilang di Sungai Nyireh, Tim SAR Andalkan Alat Khusus CAPE |
|
|---|
| Pemkab Bangka Selatan Perkuat Peran Posbankum |
|
|---|
| Hadapi Penilaian Adipura 2026, Bangka Selatan Perkuat Sinergi Lintas OPD dalam Pengelolaan Sampah |
|
|---|
| Pemkab Bangka Selatan Usulkan Sumur Bor ke Kementan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/202501001-FOTO-BERSAMA-Kepala-Dinas-Kesehatan-Pengendalian-Penduduk-dan-Keluarga.jpg)