Kamis, 23 April 2026

Berita Bangka

232 Sekolah di Kabupaten Bangka Sudah Gelar ANBK

Sebanyak 232 SD dan SMP negeri serta swasta di Kabupaten Bangka telah selesai melaksanakan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) tahun 2025.

Istimewa/ Dindikpora Bangka
ANBK 2025 - Plt Kepala Dindikpora Bangka, Boy Yandra saat memantau pelaksanaan ANBK 2025 di SDN 16 Merawang, Bangka beberap waktu lalu. 

SUNGAILIAT, BABEL NEWS - Sebanyak 232 SD dan SMP negeri serta swasta di Kabupaten Bangka telah selesai melaksanakan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) tahun 2025. Pelaksanaan ini menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Pelaksanaan ANBK tersebut dilakukan dalam dua tahap. Untuk jenjang SD, pelaksanaan ANBK berlangsung pada 22-25 September 2025 untuk tahap I dan pada 29 September-2 Oktober 2025 untuk tahap II. Sedangkan untuk jenjang SMP, pelaksanaan dilaksanakan pada 25-28 Agustus 2025. Untuk jenjang SMP hanya dilaksanakan I tahap.

Adapun rinciannya yakni, sebanyak 166 SD negeri dan 17 SD swasta serta sebanyak 32 SMP negeri dan 18 SMP swasta di Kabupaten Bangka.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Bangka, Boy Yandra mengatakan, ANBK merupakan bagian integral dari upaya nasional dalam memetakan dan meningkatkan mutu pendidikan di seluruh Indonesia. "Asesmen ini menjadi tolak ukur kompetensi siswa dalam literasi, numerasi, serta survei karakter dan lingkungan belajar," kata Boy Yandra, Senin (13/10).

Diakuinya, sebelum pelaksanaan ANBK, sekolah-sekolah sudah terlebih dahulu melaksanakan simulasi dan uji coba untuk memastikan kesiapan sarana, prasarana, jaringan internet, dan sumber daya manusia, termasuk proktor dan teknisi.

Menurutnya, ANBK ini bertujuan untuk memetakan kompetensi dasar siswa dalam literasi dan numerasi, serta mendapatkan gambaran kualitas proses pembelajaran melalui survei karakter dan lingkungan belajar. 

"Hasil ANBK akan menjadi basis data bagi sekolah, pemerintah kabupaten, dan provinsi untuk merumuskan intervensi dan kebijakan peningkatan mutu pendidikan," jelasnya.

Dirinya berharap, dengan adanya ANBK ini maka dapat mendorong pembelajaran yang lebih berpihak pada pengembangan kompetensi berpikir kritis, kreatif, dan karakter siswa. Selain itu, diharapkan pula supaya seluruh sekolah di Kabupaten Bangka dapat memanfaatkan hasil ANBK sebagai cermin kondisi pembelajaran dan kompetensi siswa.

"Sekolah, guru, dan pemangku kebijakan diharapkan bersama-sama menyusun strategi tindak lanjut berdasarkan hasil ANBK, seperti penguatan literasi dan numerasi, peningkatan fasilitas, serta program pembiasaan karakter," harapnya. (u2)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved