Berita Bangka Barat
18 Rumah di Dusun Kedondong Rusak Usai Disapu Puting Beliung
Budi Kartolo hanya bisa pasrah ketika mendengar suara angin kencang disertai bunyi pohon tumbang yang menghantam rumahnya.
JEBUS, BABEL NEWS - Budi Kartolo hanya bisa pasrah ketika mendengar suara angin kencang disertai bunyi pohon tumbang yang menghantam rumahnya di Dusun Kedondong, Desa Tumbak Petar, Kecamatan Jebus, Bangka Barat, Minggu (12/10) sore. Dalam hitungan detik, sebagian besar bangunan rumahnya roboh tertimpa pohon durian besar akibat sapuan angin puting beliung.
Meski begitu, Budi bersyukur dirinya dan keluarga selamat dari musibah tersebut. Sebagian besar kerusakan terjadi pada atap rumah, namun rumah milik Budi Kartolo mengalami kerusakan paling parah.
"Posisi di dalam, saya sedang rebahan. Biasa hari hujan kami tidur kan. Tidak tahu ada angin, hanya terdengar bunyi kuat, ingin kemana lari, tidak bisa. Jadi di dalam rumah, berteduh di bawah pohon tidak mungkin," kata Budi Kartolo, Selasa (14/10).
Akibat bangunan rumah yang roboh, dirinya terpaksa menumpang ke rumah tetangga sementara waktu. Menunggu adanya perbaikan dan bantuan dari pemerintah. "Sementara numpang tempat tetangga, ada orang dua. Kami mengharap ada bantuan dari pemerintah untuk membangun rumah," ujarnya.
Diketahui, Dusun Kedondong, Desa Tumbek Petar, Kecamatan Jebus, dilanda cuaca ekstrem berupa angin puting beliung pada Minggu (12/10) sore. Kejadian ini menyebabkan 18 rumah warga mengalami kerusakan.
Kepala Desa Tumbek Petar, Paril menjelaskan, selain rumah warga, rumah ibadah juga mengalami kerusakan, dengan kategori mulai dari ringan hingga berat. Selain itu, pemerintah desa bersama tim BPBD Bangka Barat telah melakukan pendataan dan menyalurkan bantuan darurat kepada warga terdampak.
"Kami sudah berkumpul, bersama dari BPBD ada bantuan sedikit, bantuan asbes, kedua karena dana terbatas, kita ajukan juga ke Pemda, mereka minta data. Ada 18 rumah, yang parah 6 rumah," kata Paril.
Ia menambahkan, dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa, hanya bangunan rumah warga mengalami, rusak sedang hingga berat. "Kalau korban tidak hanya, hanya ada satu rumah warga rusak berat sampai 80 persen. Bantuan dari Pemkab juga sudah ada, dari dinsos seperti terpal, hingga makanan," ujarnya.
Saat ini, kondisi rumah-rumah yang terdampak sudah dibersihkan dari serpihan asbes dan pohon tumbang yang menimpa bangunan telah disingkirkan. (riu)
| Personel Polres Bangka Barat Dapat Pembinaan Rohani dan Mental |
|
|---|
| Teh Tayu Jebus Dapat Sertifikat Indikasi Geografis |
|
|---|
| Itwasda Polda Babel Audit Kinerja Polres Bangka Barat |
|
|---|
| Desa Simpang Yul Alami Sinyal Internet dan Telepon Lemah, Warga Terpaksa Berpindah Desa |
|
|---|
| Angin Kencang Rusak Atap 27 Rumah di Parittiga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20251014-RUMAH-RUSAK.jpg)