Berita Bangka Selatan
100 Pelaku UMKM Didorong Jadi Profesional Entrepreneur
Pelaku UMKM didorong bertransformasi menjadi profesional entrepreneur yang tangguh, kreatif, dan siap bersaing di tingkat nasional bahkan global.
TOBOALI, BABEL NEWS - Pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Bangka Selatan, tidak boleh lagi hanya menjadi pengusaha mikro yang takut menghadapi dunia finansial. Kini pelaku UMKM didorong untuk bertransformasi menjadi profesional entrepreneur yang tangguh, kreatif, dan siap bersaing di tingkat nasional bahkan global. Caranya dibekali lewat literasi keuangan melalui lembaga resmi pemerintah.
Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi mengatakan, pihaknya telah membekali sebanyak 100 pelaku UMKM tentang literasi keuangan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Tujuan kegiatan mendorong peningkatan akses keuangan dan peningkatan pemahaman serta kesadaran masyarakat terhadap produk dan layanan jasa keuangan dengan memberikan edukasi keuangan.
Sehingga tidak ada lagi pelaku UMKM yang takut atau ragu untuk berinteraksi dengan lembaga jasa keuangan. "Kami membekali pelaku UMKM untuk dijadikan perubahan. Dari mikro entrepreneur menjadi profesional entrepreneur," kata Debby Vita Dewi, Selasa (21/10).
Menurutnya, UMKM menjadi tulang punggung daerah dan nasional. Di Kabupaten Bangka Selatan, selain menjadi sumber mata pencaharian juga menjadi motor penggerak inovasi lokal dan pencipta lapangan kerja.
Namun potensi besar ini seringkali terhambat oleh keterbatasan dalam hal literasi dan inklusi keuangan. Banyak pelaku UMKM kesulitan mengakses permodalan formal, terjerat pinjaman ilegal, dan belum mengelola arus kas usahanya secara optimal. "Dengan bunga mencekik yang justru merusak usaha yang sudah dibangun," tegas Debby Vita Dewi.
Melalui edukasi intensif, para pelaku usaha diajarkan cara mengelola keuangan secara profesional, menyusun laporan keuangan rapi, dan mengakses produk keuangan resmi yang aman. Sehingga UMKM Bangka Selatan bisa menjadi UMKM yang melek finansial, tangguh dan mampu bersaing di kancah nasional maupun global. Terpenting bisa mendapat pengetahuan baru terkait cara mengakses produk keuangan yang aman.
"Kegiatan hari ini adalah jembatan menghubungkan ide brilian dengan sumber daya finansial yang sah dan aman," ucapnya.
Debby Vita Dewi mengakui, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan berkomitmen untuk terus mendukung OJK dan seluruh stakeholder terkait dalam memperkuat literasi serta inklusi keuangan. Ia ingin Kabupaten Bangka Selatan dikenal sebagai daerah dengan UMKM yang profesional, bukan sekadar bertahan hidup.
Sehingga mampu menjadi tulang punggung ekonomi rakyat dan fondasi utama pertumbuhan daerah. "UMKM kita harus naik kelas, tumbuh berkelanjutan dan berdaya saing," pungkas Debby Vita Dewi. (u1)
| Program Beasiswa SDM Sawit 2026 Sediakan 5.000 Kuota Nasional |
|
|---|
| Lindungi Anak di Ruang Digital, Bangka Selatan Siap Implementasikan PP Tunas |
|
|---|
| Kapolres Bangka Selatan Pimpin Sertijab Tiga PJU, Kasi Humas dan Dua Kapolsek Berganti |
|
|---|
| Polisi dan Warga Gotong Royong Sembelih Hewan Kurban |
|
|---|
| Pemkab Bangka Selatan Perketat Pengawasan Kesehatan Hewan Kurban, Belum Ada Temuan Penyakit |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/UMKM-Basel-ikut-literasi-keuangan.jpg)