Berita Belitung Timur
Ratusan Kader Posyandu Belitung Timur Dapat Peningkatan Ilmu Pelayanan
Dinas Kesehatan Belitung Timur menggelar kegiatan Advokasi dan Koordinasi Tim Pembina Posyandu Belitung Timur Tahun 2025 di Auditorium Zahari Mz.
MANGGAR, BABEL NEWS - Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung Timur menggelar kegiatan Advokasi dan Koordinasi Tim Pembina Posyandu Belitung Timur Tahun 2025 di Auditorium Zahari Mz, Kamis (4/12). Kegiatan ini diikuti oleh ratusan kader posyandu dari berbagai desa di Kabupaten Belitung Timur, bersama perangkat desa, unsur kecamatan, serta OPD terkait.
Agenda ini menjadi langkah strategis dalam mendorong transformasi posyandu menuju New Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) sesuai Permendagri Nomor 13 Tahun 2024. Melalui New Posyandu 6 SPM menjadi upaya penting Pemerintah Kabupaten Belitung Timur untuk meningkatkan kualitas pelayanan dasar kepada masyarakat.
Wakil Bupati Belitung Timur, Khairil Anwar menegaskan, kegiatan ini penting untuk memperkuat peran Posyandu sebagai garda terdepan pembangunan layanan dasar di desa. "Dinas Kesehatan menginisiasi kegiatan ini. Ini penting, karena sebenarnya bukan hal yang baru. Tapi dengan 6 SPM ini kita ingin memperkuat posyandu di daerah dan desa lebih terkolaborasi untuk mengatasi permasalahan yang ada di desa lebih awal," ujar Khairil Anwar.
Ia menekankan, melalui posyandu, berbagai persoalan di desa dapat lebih cepat tersampaikan kepada OPD terkait. "Sehingga apa yang jadi permasalahan di desa ini bisa langsung disampaikan kepada OPD terkait. Implementasi dari OPD terhadap permasalahan di desa dapat tertangani dengan baik," jelasnya.
Khairil Anwar juga menyampaikan, implementasi 6 SPM akan ditindaklanjuti mulai Januari hingga Maret 2025. "Mudah-mudahan harapan kami pimpinan daerah bisa berjalan lancar dan punya komitmen. Jangan hanya ingin kita buat tapi implementasinya tidak jalan. Oleh sebab itu, desa harus perhatian pemenuhan 6 SPM," tegasnya.
Kepala Dinas Kesehatan Belitung Timur, Dianita Fitriani mengatakan, percepatan transformasi posyandu menjadi agenda utama, terutama karena saat ini baru terdapat tiga desa yang mulai mengembangkan model New Posyandu.
"Sebetulnya layanan primer, kegiatan fasilitasi pembina tim posyandu layanan primer di bidang kesehatan. karena kita di Belitung Timur baru ada tiga desa permodelan New Posyandu sehingga koordinasi dengan desa harus ada percepatan," ujar Dianita.
Ia memastikan, tahun 2025 menjadi momentum akselerasi agar seluruh desa siap menjalankan konsep New Posyandu 6 SPM. "Oleh karena itu, hari ini upaya akselerasi, tahun depan sudah implementasi. Tahun depan semua desa sudah berjalan, SDM sudah mumpuni, jadi tinggal 6 SPM bisa memfasilitasi kader-kader yang sudah disediakan desa," ungkapnya. (y1)
| Adanya Penyesuaian Keuangan Daerah, Anggaran Porprov Belitung Timur Dipangkas 50 Persen |
|
|---|
| Belitung Timur Miliki Saka Antinarkoba |
|
|---|
| Sertijab Kasat Reskrim Polres Belitung Timur, Kapolres Apresiasi Dedikasi AKP Ryo Guntur |
|
|---|
| INKAI Belitung Timur Rayakan HUT ke-55 di Situ Kulong Minyak |
|
|---|
| Pembangunan Gedung Permanen Pengadilan Negeri, Pemkab Belitung Timur Siapkan Lahan 4.000 Meter |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/Advokasi-dan-koordinasi-posyandu.jpg)