Sabtu, 6 Juni 2026

Berita Belitung Timur

70 Rumah di Kecamatan Manggar Terdampak Banjir Rob 

Sejumlah permukiman warga dan fasilitas umum di pesisir Kecamatan Manggar, Belitung Timur, terdampak pasang surut air laut atau banjir rob.

Tayang:
Istimewa/ dok BPBD Belitung Timur
Suasana banjir di Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur pada Sabtu (6/12/2025). 

MANGGAR, BABEL NEWS - Sejumlah permukiman warga dan fasilitas umum di pesisir Kecamatan Manggar, Belitung Timur, terdampak pasang surut air laut atau banjir rob pada Sabtu (6/12). Kondisi ini dipicu cuaca ekstrem yang melanda wilayah Belitung Timur pada awal Desember. 

BPBD Belitung Timur langsung turun ke lapangan untuk meninjau dan mendata rumah warga yang terdampak sebagai langkah awal penanganan.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Belitung Timur, Robby Yanuar mengatakan, banjir rob mulai terjadi sekitar pukul 05.30 WIB dan melanda sekitar 70 rumah di beberapa desa yang ada di Kabupaten Belitung Timur. "Kondisi pasang rob ini merendam sekitar 70 rumah di beberapa desa yang ada di Manggar," ujar Robby Yanuar.

Berdasarkan pendataan sementara BPBD, beberapa desa di wilayah pesisir Manggar mengalami dampak cukup signifikan. Di Desa Kurnia Jaya, sebanyak 38 rumah, dua fasilitas umum, serta satu gudang milik warga terendam air laut.

Sementara di Desa Baru tercatat sekitar 20 rumah terdampak. Kemudian di Desa Mekar Jaya ada 9 rumah yang terendam, dan di Desa Kepulauan Buku Limau terdapat 3 rumah yang ikut terkena banjir rob.

Robby Yanuar mengimbau masyarakat pesisir untuk tetap waspada, mengingat potensi pasang rob diperkirakan masih berlangsung hingga beberapa minggu ke depan. "Kami mengimbau kepada masyarakat terdampak agar selalu waspada, karena kondisi pasang rob diperkirakan akan terjadi sekitar bulan desember ini," katanya.

Ia juga mengingatkan warga agar memastikan perangkat elektronik tidak berada terlalu dekat dengan lantai untuk mencegah risiko korsleting listrik. Robby berharap kondisi pasang rob tidak bersamaan dengan hujan lebat, karena dapat menimbulkan dampak yang lebih besar bagi masyarakat.

"Kami berharap, semoga kondisi pasang rob ini tidak bersamaan dengan hujan lebat, supaya masyarakat pesisir tidak merasakan dampak yang lebih besar," harapnya. (y1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved