Berita Belitung Timur
Warga Bisa Lapor Kerusakan Hutan Lewat Barcode
Melalui sistem tersebut, warga maupun petugas lapangan dapat melaporkan kerusakan hutan secara cepat dan mudah hanya dengan memindai barcode
MANGGAR, BABEL NEWS - Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Gunung Duren, Belitung Timur, meluncurkan Sistem Laporan Kerusakan Hutan Berbasis Barcode untuk memperkuat pengawasan kawasan hutan di wilayah Bangka Belitung.
Melalui sistem tersebut, warga maupun petugas lapangan dapat melaporkan kerusakan hutan secara cepat dan mudah hanya dengan memindai barcode yang telah disediakan.
Inovasi ini diharapkan mampu mendorong partisipasi aktif warga sekaligus mempercepat respons petugas terhadap potensi kerusakan hutan di lapangan.
Kepala KPHP Gunung Duren, Jookie Vebriansyah, menyebutkan, sistem laporan berbasis barcode tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam merespons laporan warga terkait kerusakan hutan.
“Insyaallah negara akan hadir melalui setiap laporan yang masuk menggunakan sistem barcode ini. Setiap laporan akan menjadi dasar bagi kami untuk bergerak cepat dan melakukan tindak lanjut di lapangan,” kata Jookie, Senin (5/1/2026).
Dengan Sistem Laporan Kerusakan Hutan Berbasis Barcode, lanjut Jookie, setiap laporan akan terhubung ke formulir digital yang memuat informasi lokasi, jenis dugaan kerusakan, dokumentasi foto, serta keterangan pendukung lainnya.
Seluruh laporan diterima secara real time dan terdokumentasi secara sistematis.
Data yang masuk akan menjadi bahan analisis bagi KPHP Gunung Duren dalam menentukan langkah penanganan, pengamanan, serta pencegahan aktivitas ilegal di kawasan hutan agar lebih terarah dan efektif.
Jookie menegaskan, pengawasan kawasan hutan tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab KPHP semata, namun juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mengingat luasnya kawasan hutan yang tersebar di tiap kecamatan Kabupaten Belitung Timur.
“Hutan adalah warisan bagi anak cucu kita. Menjaga hutan berarti menjaga masa depan sehingga harus kita jaga bersama,” ujarnya.
"Mari sama-sama kita jaga kawasan hutan agar lebih asri demi anak cucu kita ke depan," tutur Jookie. (dol)
| Pemkab Belitung Timur Gandeng BRIN Kaji Arsip Sejarah Daerah |
|
|---|
| Prevalensi Stunting di 5 Desa Beltim di Atas Target 15,38 Persen, Renggiang Tertinggi |
|
|---|
| 178 Atlet Pelajar Berlaga di O2SN Belitung Timur 2026 |
|
|---|
| Beltim Sediakan Kuota 3.221 Siswa SD/MI dan 2.439 Siswa SMP/MTs di SPMB 2026 |
|
|---|
| Antisipasi Server “Down”, Pemkab Beltim Pisahkan Jadwal Pendaftaran SPMB SD dan SMP |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20260105-Tampilan-barcode-dari-Sistem-Laporan-Kerusakan-Hutan.jpg)