Senin, 8 Juni 2026

Berita Bangka Selatan

570 Pelaku UMKM di Bangka Selatan Dapat Bantuan Sepanjang 2025

Ratusan pelaku usaha mikro di Kabupaten Bangka Selatan mendapat suntikan modal dan peralatan usaha dari pemerintah daerah.

Tayang:
Bangka Pos
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMINDAG) Kabupaten Bangka Selatan, Deka Indra. 

TOBOALI, BABEL NEWS - Ratusan pelaku usaha mikro di Kabupaten Bangka Selatan mendapat suntikan modal dan peralatan usaha dari pemerintah daerah. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat. 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMINDAG) Kabupaten Bangka Selatan, Deka Indra mengatakan, pada tahun 2025 pemerintah daerah telah menyalurkan bantuan permodalan dan peralatan usaha kepada ratusan pelaku UMKM yang tersebar di seluruh wilayah. 

Penyaluran tersebut sebagaimana program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid dan Debby Vita Dewi. Khususnya dalam meningkatkan daya saing daerah dan perekonomian masyarakat.

"Total pada tahun 2025 ada sebanyak 570 pelaku usaha yang mendapatkan bantuan modal maupun peralatan dari Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan," kata Deka Indra, Jumat (9/1).

Menurutnya, bantuan yang direalisasikan untuk permodalan bagi pelaku UMKM diberikan kepada 500 pelaku usaha mikro. Bantuan yang diberikan berupa dana tunai sebesar Rp1 juta untuk setiap penerima. 

Selain bantuan modal, juga disalurkan bantuan peralatan usaha kepada pelaku UMKM yang membutuhkan sarana pendukung produksi. Tercatat sebanyak 70 pelaku UMKM menerima bantuan alat dengan total 202 unit peralatan yang disesuaikan dengan jenis usaha masing-masing.

"Program bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat UMKM sebagai penggerak utama ekonomi lokal," ujar Deka Indra.

Diakuinya, sektor UMKM memiliki peran penting dalam menciptakan lapangan kerja, menggerakkan ekonomi keluarga, serta menjaga stabilitas ekonomi daerah. Karena itu, pemerintah daerah terus berupaya memberikan dukungan agar usaha mikro bisa bertahan dan berkembang. 

Pemerintah daerah juga menargetkan agar pelaku UMKM penerima bantuan dapat naik kelas. "Baik dari peningkatan omzet penjualan maupun kualitas produk yang dihasilkan," sebutnya.

Deka Indra menekankan pentingnya pemanfaatan bantuan secara tepat. Ia berharap bantuan modal dan peralatan yang telah disalurkan benar-benar digunakan untuk keperluan usaha, bukan untuk kebutuhan lain di luar kegiatan produksi. "Terutama untuk menunjang produksi serta meningkatkan daya saing produk UMKM," kata Deka Indra. (u1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved