Berita Belitung Timur
2026, Pemkab Belitung Timur Siapkan Lima Program Pelatihan Kerja
DTKKUKM Belitung Timur menyiapkan program pelatihan dan penempatan tenaga kerja yang lebih terarah dan berbasis kebutuhan pasar kerja di tahun 2026.
MANGGAR, BABEL NEWS - Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DTKKUKM) Kabupaten Belitung Timur menyiapkan program pelatihan dan penempatan tenaga kerja yang lebih terarah dan berbasis kebutuhan pasar kerja di tahun 2026 ini. Program ini diharapkan dapat lebih menciptakan lapangan kerja baik di sektor formal maupun nonformal.
Sekretaris DTKKUKM Belitung Timur, Abdul Rachim menjelaskan, setidaknya ada lima program pelatihan yang akan dilaksanakan seperti service sepeda motor konvensional, perawat AC residensial, barbershop, kegiatan Job Fair; serta pemagangan di Panasonic.
"Rangkaian program tersebut dirancang untuk memastikan penyerapan tenaga kerja lokal yang lebih efektif, sekaligus memberikan kemudahan akses informasi lowongan kerja, pelatihan, dan pemagangan yang diselenggarakan pemerintah daerah agar dapat dijangkau secara luas oleh masyarakat," ujar Abdul Rachim.
Diakuinya, ke depan, Program Nyaman Kerja akan terus diperkuat sebagai motor penggerak pembangunan ketenagakerjaan di Kabupaten Belitung Timur dengan fokus pada peningkatan kualitas SDM, penguatan daya saing daerah, serta pembentukan ekosistem kerja yang berkelanjutan dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
"Harapan kami, Program Nyaman Kerja dapat terus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi pondasi kuat bagi kesejahteraan ekonomi Beltim ke depan," katanya.
Diketahui, di tahun 2025, program Unggulan Nyaman Kerja diperkirakan berhasil menyediakan 3.178 lapangan kerja baik di sektor formal maupun nonformal. Program ini bertujuan menciptakan lapangan kerja yang riil, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperkuat daya saing ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja DTKKUKM Belitung Timur, Khristy Arrywidhaswara mengungkapkan sepanjang tahun 2025, realisasi program Nyaman Kerja untuk tenaga kerja sektor formal sebanyak 698 orang berhasil ditempatkan dan bekerja baik di sektor perkebunan, pertambangan, maupun perdagangan.
"Data ini menunjukkan semakin efektifnya penyerapan tenaga kerja lokal. Program ini tidak hanya menghasilkan data statistik, tetapi benar-benar menghadirkan pekerjaan yang nyata dan dijalani masyarakat," ungkap Khristy melalui rilis Diskominfo Belitung Timur, Kamis (8/1).
Ia menyatakan, program Nyaman Kerja merupakan wujud nyata pelaksanaan kebijakan Pemkab Belitung Timur dalam memastikan tenaga kerja lokal mendapatkan akses pekerjaan yang layak. "Melalui pendekatan terintegrasi antara penempatan kerja, pelatihan, dan pemagangan, program ini diarahkan untuk membangun ekosistem kerja yang sehat, inklusif, dan terukur, dimana dunia usaha, tenaga kerja, dan pemerintah saling terhubung dalam satu sistem ketenagakerjaan yang berkelanjutan," kata Kristy. (*/dol)
| Woro Hapsari Pimpin Asosiasi Arsiparis Belitung Timur |
|
|---|
| Alumni IKPB Yogyakarta Pulau Belitong Jaga Persaudaraan Lewat Halalbihalal |
|
|---|
| Tagih Janji Plasma 20 Persen ke Perusahaan, Warga Buding Mengadu ke Bupati |
|
|---|
| Bertugas Jadi Pengawas Kode Etik Anggota, Satpol PP Belitung Timur Punya Unit PTI |
|
|---|
| KPU Belitung Timur Sisir Empat Desa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/Abdul-Rachim-dan-Khristy-Arrywidhaswara.jpg)