Sabtu, 6 Juni 2026

Berita Belitung

Alumni SMAN 1 Tanjungpandan Luncurkan Buku Puisi Sang Pengacara 

Buku puisi bertajuk Puisi Sang Pengacara, karya Kurnianto Purnama, seorang pengacara kelahiran Belitung, 25 Desember 1961.

Tayang:
Posbelitung.co
Kurnianto Purnoma berfoto bersama tamu undangan dan para murid dalam acara launcing buku Puisi Sang Pengacara di SMAN 1 Tanjungpandan, Senin (12/1/2026). 

TANJUNGPANDAN, BABEL NEWS - Buku puisi bertajuk Puisi Sang Pengacara, karya Kurnianto Purnama, seorang pengacara kelahiran Belitung, 25 Desember 1961 resmi diluncurkan di Aula SMAN 1 Tanjungpandan, Senin (12/1). Peluncuran buku ini terasa istimewa karena Kurnianto merupakan alumni SMAN 1 Tanjungpandan angkatan tahun 1984.

Ia mengungkapkan, puisi-puisi dalam buku tersebut ditulis dalam rentang waktu cukup panjang, yakni sejak tahun 2016 hingga 2025. Selama sembilan tahun, ia menuangkan inspirasi yang datang di berbagai kesempatan. "Buku ini sebetulnya saya tulis saat liburan ke mana-mana. Kalau ada inspirasi, langsung saya tulis puisinya saat itu juga," ujar Kurnianto Purnama.

Dalam buku Puisi Sang Pengacara tersebut, terdapat kurang lebih 100 puisi, dengan sekitar 10 puisi ditulis saat dirinya berada di Belitung. Menurutnya, puisi merupakan medium untuk menyimpan gagasan dan pemikiran manusia agar tidak hilang ditelan waktu.

"Mudah-mudahan sepintar-pintar orang, sehebat-hebatnya siapa pun, kalau dia tidak menulis, pemikirannya akan hilang dengan sendirinya. Kalau ada tulisan, pemikirannya masih ada," katanya.

Ia menambahkan, peluncuran buku di SMAN 1 Tanjungpandan dilakukan secara khusus sebagai bentuk kedekatan emosional dengan sekolah tempat ia menimba ilmu. "Saya sengaja meluncurkan buku ini di sini karena saya alumni SMA Negeri Tanjungpandan. Saya ingin buku ini bisa menjadi inspirasi bagi anak-anak sekolah," ujarnya.

Buku Puisi Sang Pengacara merupakan buku kelima yang ditulis Kurnianto Purnama. Berbeda dari karya sebelumnya yang juga memuat buku-buku hukum dengan segmentasi terbatas, buku kelima ini sepenuhnya berisi puisi. "Kalau buku hukum segmennya terbatas. Kalau puisi, saya ingin lebih luas," ungkapnya.

Adapun tema puisi yang diangkat berkisar pada kehidupan manusia sehari-hari, dengan penekanan pada hubungan manusia dan alam. "Saya ingin mendorong manusia untuk menyayangi alam, mencintai alam, dan mengikuti alam. Kalau itu dilakukan, hidup pasti lebih damai," katanya.

Melalui buku ini, Kurnianto berharap pesan-pesan kehidupan yang dituangkan dalam puisi dapat terus hidup dan menginspirasi pembacanya, khususnya generasi muda di Belitung(dol)

Jadikan Membaca Buku Gaya Hidup
KETUA DPRD Belitung, Vina Cristyn Ferani menghadiri acara peluncuran buku Puisi Sang Pengacara karya pengacara Belitung Kurnianto Purnama, yang digelar di Aula SMAN 1 Tanjungpandan pada Senin (12/1).

Vina Cristyn Ferani mengapresiasi karya Kurnianto Purnama yang dinilainya mampu memberi inspirasi, khususnya bagi pelajar, dalam mengembangkan budaya literasi di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

"Beliau ini pengacara yang sudah lama berkiprah, tapi punya hobi menulis puisi dan juga melukis. Hari ini kita bisa melihat karya puisinya sekaligus hasil lukisan beliau," ujar Vina Cristyn Ferani.

Ia menyebutkan, peluncuran buku yang dihadiri perwakilan siswa-siswi SMAN 1 Tanjungpandan tersebut menjadi momentum penting untuk menumbuhkan semangat literasi di kalangan pelajar.

"Buku ini memberikan semangat bagi anak-anak SMA Negeri 1 untuk mengembangkan literasi. Kita ingin menegaskan bahwa secanggih apa pun teknologi, buku cetak tidak akan tergantikan sampai kapan pun," tegasnya.

Vina Cristyn Ferani juga mengajak para siswa menjadikan membaca buku sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari. "Ayo kita jadikan membaca buku itu lifestyle. Jangan hanya ngopi dan nongkrong saja yang jadi gaya hidup, tapi membaca buku juga harus jadi sesuatu yang keren," katanya.

Menurutnya, melalui kebiasaan membaca, pelajar akan memperoleh banyak ilmu dan wawasan yang menjadi bekal penting untuk masa depan, terutama bagi mereka yang masih menempuh pendidikan di bangku sekolah.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved