Rabu, 3 Juni 2026

Berita Belitung

Toleransi di Bulan Ramadan, Pengurus Kelenteng Sijuk Bagikan 60 Paket Bahan Pokok

Pengurus Kelenteng Sijuk kembali menunjukkan semangat toleransi dan kebersamaan antarumat beragama dengan membagikan 60 paket bahan pokok

Tayang:
Editor: suhendri
posbelitung.co/Dede Suhendar
KELENTENG SIJUK - Ketua Kelenteng Sijuk, Dedi Hernandie (kanan) berfoto bersama Sekretarisnya, Ayie Gardiansyah, di depan Kelenteng Sijuk, Minggu (1/3/2026). 

SIJUK, BABEL NEWS – Pengurus Kelenteng Sijuk kembali menunjukkan semangat toleransi dan kebersamaan antarumat beragama dengan membagikan 60 paket bahan pokok kepada umat Islam yang tengah menjalankan ibadah puasa Ramadan.

Ketua Yayasan Kelenteng Sijuk, Dedi Hernandie, mengatakan, kegiatan tersebut merupakan agenda rutin tahunan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus mempererat hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar yang mayoritas beragama Islam.

"Ini adalah kegiatan rutin yang setiap tahun kami laksanakan saat bulan Ramadan. Kami ingin berbagi kebahagiaan dan menunjukkan bahwa toleransi itu bukan hanya kata-kata, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan,” ujar Dedi, Sabtu (28/2).

Sebanyak 60 paket bahan pokok dibagikan langsung kepada warga yang tinggal di sekitar kelenteng.

Menurut Dedi, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat rasa persaudaraan di tengah keberagaman.

“Kami hidup berdampingan sudah lama. Jadi sudah seharusnya kita saling mendukung dan menghormati. Saat saudara-saudara kita menjalankan ibadah puasa, kami ikut berbagi sebagai bentuk kebersamaan,” katanya.

Tak hanya saat Ramadan, kepedulian sosial juga ditunjukkan pengurus Kelenteng Sijuk pada momen perayaan Imlek.

Dedi menyebut, saat perayaan Tahun Baru Imlek lalu, pihaknya juga membagikan 60 kue keranjang kepada masyarakat.

“Kemarin waktu perayaan Imlek, kami juga membagikan 60 kue keranjang. Itu juga bentuk kebersamaan kami dengan warga sekitar, tanpa melihat perbedaan,” tuturnya.

Ia berharap kegiatan berbagi tersebut dapat terus terjaga dan menjadi contoh nyata bahwa keberagaman di Belitung adalah kekuatan, bukan memisahkan.

“Semoga apa yang kami lakukan ini bisa mempererat silaturahmi dan menjaga kerukunan yang sudah terjalin baik selama ini,” kata Dedi. (dol)

 

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved