Kamis, 23 April 2026

Berita Pangkalpinang

Tokoh Umat Babel Tolak BoP, Rasyid Ridho: Bukan Solusi Damai yang Adil

Para habib, ustaz, dan tokoh umat Bangka Belitung menyatakan penolakan terhadap Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian

Editor: suhendri
Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
AUDIENSI DENGAN DPRD - Tokoh umat Bangka Belitung beraudiensi dengan Ketua DPRD Provinsi Babel, Didit Srigusjaya, didampingi Wakil Ketua DPRD Provinsi Babel, Edi Nasapta, Kamis (5/3/2026), di ruang kerja Ketua DPRD Provinsi Babel. Dalam audiensi ini, mereka menyatakan penolakan terhadap Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian dan menyerukan pembebasan Palestina. 

Ia menjelaskan, Board of Peace merupakan bagian dari upaya untuk mempercepat proses kemerdekaan, pembangunan, rekonstruksi, dan rehabilitasi di Palestina.

Mandat utama dari BoP, kata Muzani, seharusnya menciptakan perdamaian dan memperlancar gencatan senjata (ceasefire).

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono setidaknya menyampaikan sejumlah alasan Indonesia bergabung dengan Board of Peace atau Dewan Perdamaian yang dibentuk Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. 

Pertama, bergabungnya dalam Board of Peace adalah bagian dari komitmen Indonesia menciptakan perdamaian di kawasan Timur Tengah. "Khususnya di Palestina dan di Gaza," ujar Sugiono usai pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dengan tokoh-tokoh Islam di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/2).

Alasan kedua adalah demi tercapainya solusi dua negara atau two state solution dalam mewujudkan kemerdekaan Palestina.

"Kemudian disampaikan juga mengenai keterlibatan Indonesia pada saat nanti mengirimkan pasukan ke Gaza. Apa yang harus dilakukan, apa yang harus tidak dilakukan, saya kira itu semua udah sinkron dengan apa yang direncanakan oleh pemerintah," ujar Sugiono. (riz/Kompas.com/Kompas.tv)

Sumber: Bangka Pos
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved